Polisi Siapkan JJLS untuk Urai Kemacetan di Jalur Jogja-Wonosari

Proyek JJLS - JIBI
03 Juni 2019 16:12 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Jajaran Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gunungkidul menyiapkan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) untuk mengurai kemacetan di jalan utama Jogja-Wonosari selama libur Lebaran. Diharapkan dengan adanya jalur ini kendaraan tidak menumpuk di satu jalur sehingga kemacetan dapat dihindarkan.

Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Mega Tetuko, mengatakan hasil analisis dan evaluasi (Anev) pelaksanaan libur Lebaran 2018, kemacetan pada sore hari masih terjadi di jalur utama Kota Jogja-Wonosari. Padahal dari sisi rekayasa sudah diterapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan saat akan pulang dari berwisata.

Menurut dia, hasil dari anev diputuskan untuk lebih mempersiapkan dalam menyambut libur Lebaran tahun ini. Salah satunya untuk jalur pulang memanfaatkan ruas JJLS. Diharapkan dengan penggunaan jalur ini maka kepadatan kendaraan di jalur utama bisa diurai.

“Tahun lalu JJLS belum digunakan. Tapi untuk tahun ini difungsikan. Jadi rutenya dari Pantai Baron diarahkan ke JJLS dengan pintu keluar di Kecamatan Purwosari atau Panggang yang berbatasan dengan Siluk, Imogiri, Kabupaten Bantul,” kata Mega kepada wartawan, Senin (3/6/2019).

Menurut dia untuk memaksimalkan pemanfaatan JJLS sebagai upaya mengurai kemacetan di jalur utama Satlantas Polres Gunungkidul menempatkan sejumlah petugas jaga di beberapa titik seperti di simpang tiga Trowono dan simpan tiga dekat Polsek Saptosari.

Penetapan petugas jaga bertujuan agar kendaraan pengunjung tidak masuk ke wilayah Paliyan. Pasalnya, jika kendaraan sampai masuk maka arahnya menuju ke jalur utama, yakni jalan Jogja-Wonosari. “Jadi sebelum belok, pengemudi kami arahkan mengikuti JJLS dengan pintu keluar di Siluk atau Parangtritis, Kabupaten Bantul,” katanya.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady, mengatakan selama libur Lebaran potensi macet di jalur wisata khususnya pantai sangat mungkin terjadi. Oleh karena itu, untuk mengatisipasi kepolisian siap menerapkan kebijakan satu jalur menuju wisata pantai.

Untuk pintu masuk, kata Fuady, pengunjung diarahkan melalui pintu Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Pos Baron dan JJLS. Untuk pintu keluar diarahkan menuju Pos TPR di wilayah Tepus. “Jadi dengan kebijakan one way mudah-mudahan kepadatan kendaraan bisa dihindarkan,” katanya.