Gunungkidul Targetkan 20 Cagar Budaya Baru, 15 Sudah Dikaji
Dinas Kebudayaan Gunungkidul menargetkan 20 cagar budaya baru pada 2026. Sebanyak 15 objek kini masuk proses kajian dan penetapan
Tim SAR Pantai Baron./Ist-Satlinmas Rescue Istimewa Wil 2 Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kawasan pantai di Gunungkidul diprediksi dibanjiri wisatawan selama libur Lebaran. Kondisi ini berdampak terhadap semakin tingginya potensi kecelakaan laut selama liburan berlangsung.
Guna mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, SAR Satlinmas Wilayah II DIY menerjunkan seluruh personel yang dimiliki untuk pengawasan. Selain itu, untuk evakuasi korban laka laut Tim SAR menyiapkan evakuasi melalui jalur laut.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Marjono, mengatakan lonjakan kunjungan saat libur Lebaran tidak hanya menambah potensi laka laut, tetapi juga menimbulkan kepadatan kendaraan di jalur menuju kawasan pantai. Oleh karena itu, untuk mempermudah evakuasi korban kecelakaan laut ke rumah sakit rujukan, maka disediakan transportasi jalur laut.
Marjono menerangkan evakuasi melalui laut dilakukan guna mengantisipasi adanya kemacetan di jalur darat selama libur Lebaran. “Untuk proses ini kami menyiapkan dua perahu. Satu perahu ditempatkan di Pantai Drini, satunya lagi disiagakan di Pantai Baron,” ujarnya, Senin (3/6/2019).
Rencana evakuasi melalui jalur laut menggunakan rute dari posisi lokasi kejadian, korban dibawa ke Pantai Ngrenehan, Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari. Selanjutnya, korban kecelakaan laut dibawa menuju ke RSUD Wonosari guna menadapatkan pertolongan lanjutan. “Kami pilih jalur ini karena di kawasan Saptosari masih banyak jalan yang kondisinya sepi sehingga mempermudah dalam memberikan pertolongan,” katanya.
Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Surisdiyanto, mengatakan jajarannya terus siaga selama liburan berlangsung. Ia mengimbau kepada pengunjung untuk berhati-hati sehingga tidak menjadi korban laka laut. “Kami terus memperketat pengawasan, tapi diharapkan para pengunjung juga ikut menjaga diri selama berkunjung ke pantai,” katanya.
Surisdiyanto mengungkapkan untuk pengawasan terhadap aktivitas pengunjung dilakukan dengan beberapa cara. Selain pengamatan dari pos pantau, upaya lain dijalankan dengan menerjunkan personel ikut membaur dengan wisatawan yang bermain air di pantai. “Harapan kami semua berjalan lancar dan tidak ada insiden apapun,” ujar dia.
Selain masalah keselamatan selama masa liburan, SAR Satlinmas juga mengingatkan potensi serangan ubur-ubur kepada pengunjung. Menurut Marjono, berdasar hasil pemantauan hewan ini mulai terlihat dan berpotensi ke pinggir. Hal ini terjadi karena kondisi di laut dingin sehingga ubur-ubur mencari tempat yang hangat di kawasan pantai. “Belum banyak tapi potensi ke pinggir sangat mungkin sehingga mengancam pengunjung pada saat bermain air,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kebudayaan Gunungkidul menargetkan 20 cagar budaya baru pada 2026. Sebanyak 15 objek kini masuk proses kajian dan penetapan
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.