APBD DIY 2027 Disiapkan Rp4,93 Triliun, Fokus pada Tiga Hal Ini
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Ilustrasi jalan tol. /JIBI-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, JOGJA- Beban kendaraan bermotor yang melewati Ringroad DIY dinilai sudah tinggi. Hanya saja, sampai saat ini belum ada kesepakatan koneksi jalan tol Jogja-Bawen dan Jogja-Solo melewati Ringroad secara at grade atau elevated.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY Sigit Sapto Raharjo mengatakan jalur tol Jogja-Bawen dan Jogja-Solo dimungkinkan akan tersambung. Hanya saja opsi apakah nanti melewati Ringroad atau di atas Ringroad masih belum ada kesepakatan. "Semuanya elevated. Cuma untuk jalur tolnya lewat mana saya belum tahu. Apakah nanti dari (exit tol) Ringroad Barat menuju ke Ringroad Timur nanti elevated atau at grade, itu yang masih dipikirkan," katanya kepada Harianjogja.com, Selasa (11/6/2019).
Menurutnya, kebutuhan jalan tol Jogja-Solo dinilai mendesak. Hal itu berangkat dari pengalaman selama libur Lebaran 2019. Pasalnya, saat arus mudik dan balik tahun ini jumlah kendaraan bermotor meningkat tajam. Kebijakan exit tol Trans Jawa di Surakarta pada libur Lebaran tahun ini berdampak pada meningkatnya arus kendaraan bermotor dari arah Solo ke Jogja. Bahkan jarak tempuhnya menjadi lebih lama.
"Kalau saya, untuk Kartasura ke Jogja harus segera dibuatkan jalan tol atau jalan besar, artileri apalah namanya. Kemarin [saat arus mudik] dari Jogja untuk sampai Kartasura saja bisa tiga sampai empat jam," kata Sigit.
Jika tol Jogja-Solo tersambung dengan tol Trans Jawa, katanya, maka arus kendaraan bisa lebih lancar lagi. Masyarakat juga bisa langsung ke Surabaya dengan nyaman. "Untuk yang tol Jogja-Bawen, nanti (yang masuk Jogja) semuanya elevated, melewati selokan Mataram," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Satpol PP Kota Jogja melakukan profiling pelaku pembuangan sampah liar di Danurejan dan memperketat patroli di sejumlah titik rawan pelanggaran.
Lima kalurahan di Kulonprogo masih mencatat realisasi PBB-P2 di bawah 50 persen. BKAD menggencarkan sosialisasi dan pembayaran digital hingga 30 September 2026.
Pemkot Jogja memastikan Malioboro tetap terbuka saat Jogja Last Friday Ride digelar. ASN akan mendampingi peserta dengan bersepeda bersama masyarakat.
Rumah Sakit JIH Yogyakarta berhasil meraih apresiasi kategori Rumah Sakit Pelopor Wellness Tourism dalam ajang Jogja Brand and Business Awards (JBBA) 2026
Pemkab Gunungkidul mendukung Gerakan Pelajar Jogja Santun dan Cinta Damai untuk mencegah kenakalan remaja dan kekerasan di sekolah.