PBB Gunungkidul Tembus Rp17,8 Miliar, Jatuh Tempo 30 September
PBB Gunungkidul mencapai Rp17,83 miliar atau 68% target. Wajib pajak diminta membayar sebelum jatuh tempo 30 September 2026.
ilustrasi./dok
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– KPU Gunungkidul belum membuka tahapan Pilkada 2020. Meski demikian, sejumlah nama digadang-gadang akan maju sebagai calon kepala daerah.
Nama-nama yang muncul mulai dari birokrat, anggota TNI, mantan birokrat, anggota DPRD hingga mantan anggota DPR RI. Politikus Partai Gerindra, Purwanto mengatakan, tahapan pilkada masih lama, namun parpol mulai ancang-ancang untuk ikut dalam pesta demokrasi di tingkat daerah ini.
Selain terus membuka komunikasi politik dengan partai lain, parpol juga sudah mulai mendekati tokoh untuk maju sebagai calon bupati dan wakil bupati.
Nama-nama yang mulai mencuat di antaranya mantan Anggota DPR RI asal Gunungkidul, Totok Sudaryanto; mantan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Setda Gunungkidul Supriyadi. Selain itu, ada juga Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi; Ketua Komisi B DPRD Gunungkidul, Sugito, Anggota TNI aktif Mayor Sunaryanto; Ketua Komisi A DPRD Gunungkidul Sugiyarto, mantan Ketua DPD PAN Gunungkidul Dodi Wijaya hingga Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset DIY, Bambang Wisnu Handoyo.
“Nama-nama ini yang mulai muncul ke permukaan dan bakal digadang-gadang untuk maju di pilkada tahun depan,” kata Purwanto kepada wartawan, Senin (24/6/2019).
Menurut dia, komunikasi politik akan terus dibangun guna memuluskan langkah untuk memperebutkan kursi kepala daerah. Disinggung mengenai pilihan Gerindra, Purwanto mengakui masih dalam proses penjajakan awal dan partainya siap untuk ikut mengusung calon dalam pilkada.
Meski demikian, Ketua Komisi C DPRD Gunungkidul ini memastikan partainya akan berkoalisi dengan partai lain karena secara persyaratan tidak bisa mengusung calon sendiri. “Komunikasi akan terus kami lakukan siapa calon yang akan diusung. Yang jelas, untuk pencalonan juga harus mendapatkan persetujuan dari DPD maupun DPP,” ungkapnya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh politikus muda PDI Perjuangan Wahyu Pradana Ade Putra. Menurut dia, keputusan pencalonan berada di tingkat pusat, namun sebagai kader di daerah dirinya siap mengusulkan nama Bambang Wisnu Handoyo sebagai bakal calon yang diusung. “Dari sisi kemampuan tidak diragukan dan juga asli Gunungkidul,” kata Ade yang menjabat sebagai wakil Ketua Komisi D DPRD Gunungkidul ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB Gunungkidul mencapai Rp17,83 miliar atau 68% target. Wajib pajak diminta membayar sebelum jatuh tempo 30 September 2026.
BMKG memprakirakan cuaca kota besar Indonesia pada Selasa didominasi berawan. Sejumlah wilayah berpotensi hujan ringan dan udara kabur.
Sebanyak 237 penyintas gempa Flores mulai pulang dari GOR Samador. Pemerintah menyiapkan bantuan rumah rusak hingga Rp30 juta.
Saham BMRI turun 0,47% ke Rp4.200 pada perdagangan 24 Agustus 2026 di tengah polemik rekening Supriyono alias Mas Botok.
Andre Rosiade meminta publik tak resah soal rekening Mas Botok dan menegaskan bank bekerja sesuai prosedur serta koridor hukum.
Kabut asap karhutla menyelimuti enam wilayah Sumbar akibat kiriman dari provinsi tetangga. Warga diminta memakai masker dan membatasi aktivitas luar.