KRL Akan Layani Penumpang Bandara Kulonporgo

KA Bandara ketika menunggu penumpang di Stasiun Wojo, Senin (6/5/2019)./Harian Jogja - Kusnul Isti Qomah
03 Juli 2019 19:32 WIB Kusnul Isti Qomah Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Kereta rel listrik (KRL) akan dikembangkan untuk melayani penumpang rute Jogja-Solo dan melayani trayek penumpang Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA).

Kementerian Perhubungan menggagas sistem transportasi massal bernama O-Bahn Busway, gabungan antara light rapid transit (LRT) dan bus rapid transit (BRT). Program BRT dengan konsep pembelian layanan atau buy the service akan diterapkan di Solo, dan lima kota lain yakni Medan, Palembang, Jogja, Surabaya dan Denpasar. Anggaran untuk program tersebut juga sudah disiapkan.

Kepala PT KAI Daop 6 Jogja, Eko Purwanto menjelaskan YIA akan terkoneksi dengan KRL. KRL langsung terhubung dengan terminal YIA.

"Rencana seperti itu [kereta bandara berkonsep KRL]. KRL itu kan penggeraknya saja pakai listrik," kata Eko Purwanto, Selasa (2/7).

Eko mengatakan tujuan dibangunnya KRL di YIA untuk memudahkan mobilitas pengakses bandara di Kulonprogo tersebut. Waktu tempuh pengguna jasa bandara juga akan semakin singkat. "Karena ini nanti [KRL] masuk ke dalam bandara, penumpang langsung [keluar-masuk]. Jadi mobilitas penumpang itu lebih cepat, lebih gampang," katanya.

Eko menambahkan KRL YIA merupakan bagian dari rencana pembangunan KRL Jogja-Solo. Proyek yang digagas PT KAI tersebut tengah digodok Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Menurut Eko, untuk tahap awal pembangunan KRL Jogja-Solo akan dimulai dari Jogja-Klaten. Setelahnya, PT KAI akan melanjutkan pembangunannya hingga ke Sukoharjo dan Solo.

Namun, Eko tidak bisa memastikan kapan pembangunan KRL Jogja-Solo dimulai. Ia beralasan proyek tersebut dipegang langsung oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

"Semuanya [tentang KRL Jogja-Solo] sudah tinggal menunggu pelaksanaan, timeline pastinya saya tidak pegang, ada di teman-teman Dirjen," ujarnya.