2 Hari Retribusi Pantai di Gunungkidul Raup Rp500 Juta

Puluhan perahu nelayan yang berjajar di pinggir Pantai Baron. - Harian Jogja/Rahmat Jiwandono
08 Juli 2019 20:12 WIB Rahmat Jiwandono Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dalam waktu dua hari yakni Sabtu (6/7/2019) dan Minggu (7/7/2019), pendapatan asli daerah (PAD) yang bersumber dari retribusi pariwisata di Gunungkidul mencapai Rp500 juta. Libur sekolah yang masih berlangsung dimanfaatkan oleh anak-anak untuk berwisata sebelum kembali masuk sekolah.

Kepala Seksi (Kasi) Objek dan Daya Tarik Wisata (ODTW) Dinas Pariwisata Gunungkidul, Aris Sugiyantoro, mengatakan jumlah wisatawan yang terpantau dari enam pos retribusi menuju objek wisata pantai merupakan acuan data jumlah kunjungan. Menurutnya, ada tiga pos retribusi yang tidak dimasukkan ke dalam data. "Di tiga pos retribusi yakni Banjarejo, Ngestirejo, dan Sepanjang, jumlah wisatawannya sedikit," ujarnya saat ditemui Harian Jogja, Senin (8/7/2019)

Aris menyatakan jumlah wisatawan pada Sabtu lalu mencapai sekitar 17.000 pengunjung. Sedangkan pada Minggu jumlah wisatawan naik dua kali lipat. "Jumlah naiknya menjadi sekitar 37.000 orang. Data ini berdasarkan catatan di enam pos retribusi," ucapnya.

Ia menyebutkan keenam pos tersebut adalah Wediombo, Siung, Ngrenehan, Baron, Pule, dan Tepus. Ia menambahkan, pada hari Minggu sempat terjadi kemacetan akibat membeludaknya wisatawan di pertigaan arah Pantai Kukup lantaran banyaknya bus besar yang parkir.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dinas Pariwisata Gunungkidul, Yohanes Nanang Putranto, mengungkapkan objek wisata yang diminati wisatawan selama Sabtu dan Minggu lalu yakni Pantai Ngrawe, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari. "Wisatawan ke sana karena spot untuk foto-foto bagus," ujarnya.

Diakuinya, selama ini wisatawan mengetahui keberadaan Pantai Ngrawe dari media sosial. "Wisatawan tahu dari sana," katanya.