Di Sleman, Masa Antre Berangkat Haji Mencapai 23 Tahun

Ilustrasi ibadah haji dan umrah. - JIBI
12 Juli 2019 09:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Masa tunggu pemberangkatan jemaah calon haji asal Sleman ke Tanah Suci mencapai 23 tahun.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sleman Ujang Sihabuddin mengatakan pendaftar ibadah haji bisa mencapai 20-30 orang per hari. Kendati demikian, kuota keberangkatan haji yang tersedia rata-rata hanya 1.200 orang tiap tahunnya. "Dengan begitu, masa tunggu bisa mencapai sampai 23 tahun," kata dia, Kamis (11/7/2019).

Ujang mengatakan umat muslim yang hendak mendaftar ibadah haji minimal berumur 12 tahun. Sedangkan syarat usia untuk berangkat ke Tanah Suci setidaknya harus 18 tahun. “Saat ini, rata-rata jemaah yang mendaftar berusia di atas 40 tahun,” ucap dia.

Terkait dengan pelaksanaan ibadah haji tahun ini,dia menjelaskan sebanyak 1.414 jemaah calon haji dari Kabupaten Sleman sudah siap diberangkatkan. Ribuan orang itu tergabung di lima kelompok terbang (kloter), masing-masing adalah kloter 25, 26, 27, 28, dan 29.

Selain itu masih ada jemaah calon haji yang masuk di kloter 97, bergabung dengan jemaah lain se-DIY, serta 11 calon haji yang berangkat paling akhir dengan kloter 98 yang merupakan kloter gabungan dengan provinsi lain.

Paling awal, kata dia, rombongan calon haji asal Sleman akan diberangkatkan pada 13 Juli 2019, sedangkan paling akhir pada 4 Agustus 2019. “Sedangkan pemulangan, sesuai rencana kloter paling awal tiba di Tanah Air pada 26 Agustus 2019 dan terakhir 15 September 2019,” ujar dia.