Tahun Ajaran Baru Dimulai, Siswa Masih Bisa Mendaftar

Seorang wali murid berkonsultasi dengan panitia PPDB di SMP Negeri 1 Wonosari, Senin (1/7/2019). - Harian Jogja/Rahmat Jiwandono
15 Juli 2019 15:12 WIB Rahmat Jiwandono Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Memasuki tahun ajaran baru 2019/2020 yang dimulai Senin (15/7/2019), banyak siswa di Kabupaten Gunungkidul yang belum mendapatkan sekolah. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendaftar. Berdasar data, masih terdapat 3.028 bangku SMP di Gunungkidul yang belum terisi.

Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid, mengatakan dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2019 jumlah siswa yang lulus SD sebanyak 9.572 siswa, sedangkan ketersediaan bangku SMP atau MTS di Bumi Handayani mencapai 12.600 kursi. Menurutnya, siswa yang belum mendapatkan sekolah masih diperbolehkan mendaftar. "Meski PPDB sudah ditutup tetapi kalau ada siswa yang mau mendaftar masih bisa," ujarnya kepada Harian Jogja, Minggu (14/7/2019).

Dia menjelaskan mekanisme pendaftaran dilakukan secara online, kemudian calon siswa datang ke sekolah yang dituju. Syarat-syarat yang harus dibawa sama seperti saat mendaftar sekolah. "Membawa ijazah dan kelengkapan lainnya," kata dia.

Bahron mengimbau agar siswa yang mau mendaftar mencari sekolah terdekat. "Lebih baik sekolah yang masuk zonasi," katanya.

Kepala Bidang SMP Disdikpora Gunungkidul, Kisworo, mengungkapkan rata-rata sekolah yang kuota muridnya belum terpenuhi berada di wilayah pinggiran, di antaranya SMPN 4 Playen dan hampir semua SMP negeri di Kecamatan Ngawen. "Itu beberapa sekolah yang masih belum terisi," ujarnya.

Ia menyatakan, setiap tahun sekolah ada yang kekurangan murid. Saat ditanya penyebab banyaknya sekolah yang kekurangan siswa, Kisworo tak bisa menjawab secara pasti. "Bisa jadi karena program keluarga berencana (KB) yang sukses," katanya.