Advertisement
UGM Rintis Program Keluarga Peduli Penyakit Jantung
Salah satu kegiatan dalam Program Perikardium - Ist
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Sejumlah mahasiswa UGM dari Jurusan Gizi Kesehatan, Ilmu Keperawatan, Agronomi, dan Manajemen, Erinda Nurrahma, Ailsa Nur R, Annisa Leny S, dan Ave Anugraheni, di bawah asuhan pakar Gizi Kesehatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM, Emy Huriyati, menginisiasi program pemberdayaan keluarga peduli penyakit jantung (Perikardium) di dusun Ngangkrik, Kelurahan Triharjo, Sleman.
Gaya hidup masyarakat yang kurang sehat ditengarai memiliki risiko tinggi terhadap penyakit jantung (kardiovaskular). Penyakit ini merupakan penyebab kematian pada urutan teratas di dunia. Sejatinya, penyakit jantung bisa dicegah melalui upaya pengendalian faktor risiko yang mendorong terjadinya penyakit tersebut. Seperti halnya dengan menerapkan pola makan sehat, cukup aktivitas fisik, dan menjauhi asap rokok.
Advertisement
"Program Perikardium ini terdiri atas beberapa kegiatan, antara lain kegiatan pelatihan ‘Bapak Bijak’ [Berani Jauhi Asap Rokok dan Giat Aktivitas Fisik], pelatihan ‘Ibu Cerdas’ [Cerdik dalam Memasak], pelatihan ‘Pemuda Sigap’ [Siap Cegah dan Tangani Penyakit Kardiovaskular], dan pelatihan pemeriksaan kesehatan sederhana," kata Erinda Nurrahma salah satu mahasiswa yang terlibat dalam program Perikardium melalui rilis, Selasa 16/7/2019).
Melalui beberapa kegiatan tersebut, diharapkan para peserta bisa menjadi kader masyarakat untuk memutus mata rantai terjangkitnya penyakit jantung di dusun Ngangkrik.
Melalui program ini juga, masyarakat diharapkan mampu memperbaiki gaya hidup hingga mampu menurunkan angka kejadian penyakit jantung. Selain memperbaiki kualitas kesehatan, program ini juga diharapkan dapat memberikan kebermanfaatan lain dari segi sosial dan ekonomi masyarakat melalui pelatihan yang diberikan serta pemanfaatan potensi lokal yang tersedia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kondisi Andrie Yunus Korban Air Keras Belum Membaik, Masih di HCU
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Pengakuan Pedagang Nuthuk Terungkap, Wisata Pantai Depok Terimbas
- Open House, Warga Rela Antre Demi Bersalaman dengan Sultan HB X
- Saluran Limbah Meledak di Teras Malioboro Jogja, Tiga Orang Terluka
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
Advertisement
Advertisement







