Mahasiswa UGM Kembangkan Aplikasi Deteksi Dini Kardiovaskular

Tim pengembang aplikasi pengecekan kondisi kardiovaskular, Decardia. - Ist/ FKKMK UGM.
16 Juli 2019 12:27 WIB Uli Febriarni Sleman Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Tim mahasiswa FK-KMK UGM mengembangkan aplikasi deteksi dini risiko kardiovaskular (penyakit jantung) pada penyandang diabetes.

Tim tersebut terdiri dari mahasiswa prodi Kedokteran UGM, Andri Cipta, Nadhifah Azzahrah Yumna dan seorang mahasiswa prodi Teknik UGM, Muhammad Nabhan.

Andri Cipta menjelaskan, aplikasi buatan mereka yang dinamakan Decardia itu, diklaim mampu mendeteksi tingkat risiko kardiovaskular ringan, sedang, tinggi dan sangat tinggi dengan memasukkan indikator.

"Pengguna tinggal memasukkan data jenis kelamin, tekanan darah, kadar kolesterol, kebiasaan merokok dan usia ke dalam aplikasi. Selanjutnya akan muncul besaran risiko kardiovaskular," ujarnya, dalam keterangan tertulis kepada Harianjogja.com, Senin (15/7/2019).

Sistem dalam aplikasi yang dikembangkan dengan bimbingan pakar Keperawatan Medikal Bedah FK-KMK UGM, Anggi Lukman Wicaksana ini, juga mampu memunculkan solusi berupa edukasi pengendalian risiko.

Tim berharap agar aplikasi yang dikembangkan mampu memberikan manfaat. Di antaranya penyandang diabetes lebih peduli akan risiko penyakit kardiovaskular, setelah melakukan pengecekan dengan aplikasi Decardia.

Manfaat lainnya, membantu edukator untuk melakukan edukasi kesehatan perihal risiko penyakit kardiovaskular pada penyandang diabetes.

"Selain itu mempermudah masyarakat penyandang diabetes untuk melakukan pengecekan mandiri risiko penyakit kardiovaskular," kata dia.