Sapi Madura dan Bali Diburu untuk Kurban, Harga Rp25 Juta Paling Dicar
Permintaan sapi kurban Rp23 juta-Rp25 juta meningkat jelang Iduladha 2026. Peternak Jogja datangkan sapi dari Madura dan Bali.
Kepala Satpol PP Kota Jogja, Octo Noor Arafat (pertama dari kiri) menyerahkan bantuan ayam untuk mengolah sampah kepada warga Bumijo pada Januari 2026. /Dok. Satpol PP Kota Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA—Upaya penguatan pengelolaan sampah berbasis wilayah di Kota Jogja terus digencarkan. Satpol PP Kota Jogja menyalurkan bantuan berupa sejumlah biopori jumbo serta 30 ekor ayam kepada Kelurahan Bumijo sebagai bagian dari dukungan terhadap program Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos).
Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari sinergi lintas sektor yang terus dibangun Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja untuk mendorong pengolahan sampah sejak dari sumbernya. Program Mas Jos sendiri dirancang agar pengelolaan sampah dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat di tingkat keluarga dan kelurahan.
Kepala Satpol PP Kota Jogja, Octo Noor Arafat, mengatakan bantuan biopori jumbo dan puluhan ayam tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga Bumijo dalam mengolah sampah organik. Menurutnya, pengelolaan sampah harus dimulai dari lingkungan terkecil agar dampaknya bisa dirasakan secara berkelanjutan.
“Melalui program Mas Jos, pengelolaan sampah harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga dan kelurahan. Bantuan ini diharapkan menjadi media edukasi sekaligus praktik nyata pengolahan sampah organik berbasis gotong royong,” ujarnya, Senin (2/2/2026).
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga mencerminkan semangat gotong royong antarwarga dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah, kata dia, menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertib.
Octo menjelaskan, biopori jumbo yang diserahkan dapat difungsikan sebagai sarana pengolahan sampah organik sekaligus membantu meningkatkan daya resap air. Sementara itu, 30 ekor ayam yang dibagikan diharapkan mampu dimanfaatkan warga untuk membantu mengolah sisa sampah organik rumah tangga.
Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan upaya Pemkot Jogja dalam menekan volume sampah sejak dari sumbernya sebelum dibawa ke depo sampah. Ia berharap, pengelolaan sampah berbasis sumber tersebut dapat diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan oleh warga.
Sementara itu, Lurah Bumijo, Ani Purwanti, menyampaikan bahwa pihaknya akan memanfaatkan bantuan biopori jumbo dan puluhan ayam tersebut untuk mendukung pengolahan sampah warga setempat. Ia menilai, bantuan itu dapat mengoptimalkan upaya pengelolaan sampah yang selama ini telah dijalankan masyarakat Bumijo.
“Kami berharap bantuan ini dapat mendorong kesadaran warga untuk memilah dan mengolah sampah secara mandiri, sekaligus memperkuat budaya gotong royong di lingkungan,” katanya.
Caption : Kepala Satpol PP Kota Jogja, Octo Noor Arafat (pertama dari kiri) menyerahkan bantuan ayam untuk mengolah sampah kepada warga Bumijo pada Januari 2026. /Dok. Satpol PP Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Permintaan sapi kurban Rp23 juta-Rp25 juta meningkat jelang Iduladha 2026. Peternak Jogja datangkan sapi dari Madura dan Bali.
Tumpukan sampah memenuhi DAM Winongo di Bantul usai hujan deras di hulu Sleman dan sempat menghambat irigasi sawah warga.
Tur reuni Oasis membuat kekayaan Noel dan Liam Gallagher melonjak hingga Rp7,6 triliun dan masuk daftar musisi terkaya Inggris.
Aturan terbaru PPPK mengubah skema karier ASN kontrak, mulai dari pensiun, kenaikan gaji berkala, hingga peluang jabatan tinggi.
Kunjungan wisata TNGM naik 21% sepanjang awal 2026. Kalitalang dan Plunyon jadi lokasi favorit wisatawan dan pecinta trail run.
Arsenal makin dekat juara Liga Inggris usai menang atas Burnley. Kini Manchester City wajib menang agar persaingan gelar tetap hidup.