Malioboro Akan Jadi Panggung Seni Panjang, Ini Pentas-Pentas yang Ditampilkan

Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi bersama sejumlah pejabat mengitari kawasan Malioboro dengan sepeda, Selasa (18/6/2019). - Harian Jogja/Abdul Hamied Razak
22 Juli 2019 22:47 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Uji coba semi pedestrian kawasan Malioboro kembali digelar Selasa (23/7/2019) ini. Kawasan legendaris ini disulap sebagai panggung seni sangat panjang yang menampilkan beragam atraksi kesenian.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Singgih Raharjo mengatakan pentas kesenian, pemutaran film hingga diskus, akan digelar di sepanjang jalan selama penerapan Malioboro bebas dari kendaraan bermotor. “Kami melibatkan komunitas masyarakat dan pelaku seni. Ini untuk menambah daya tarik dan menunjukkan kami punya potensi seni dan budaya yang beragam,” katanya, Senin (22/7/2019).

Menurut Singgih, kegiatan tersebut menjadi panggung kesenian panjang yang bisa dinikmati masyarakat dan wisatawan. Sesuai kesepakatan, atraksi kesenian dan kegiatan lainnya selama Selasa Wage itu dimulai pukul 15.00 WIB hingga 21.00 WIB. Dia berharap masyarakat dan wisatawan bisa memanfaatkan momentum tersebut untuk menikmati suasana Malioboro.

“Kegiatan dimulai sejak sore hingga malam. Kalau pagi Malioboro digunakan untuk aksi bersih-bersih,” katanya.

Berdasarkan data Dispar DIY, atraksi seni dan budaya digelar pada 15 titik berbeda untuk menambah daya tarik kawasan Malioboro. Di titik utara, depan Hotel Inna Malioboro, digelar pertunjukan musik YK Brass Ensemble. Di halaman Gedung DPRD DIY digelar diskusi dan pemutaran film. Di depan pusat perbelanjaan Malioboro Mall digelar pertunjukkan pentas Wayang Beber dan musik Orchestra Youth Camp.

Pertunjukan Bonang Battle digelar di depan gerbang Kantor Gubernur DIY. Di perempatan Jalan Dagen digelar musik jazz dan pentas gamelan virtual di depan Hotel Mutiara. Di Gapura Ketandan digelar pentas barongsai, dan pertunjukan musik campursari di Pasar Beringharjo. Di depan Gedung Agung digelar Njathil Bareng Polisi. Terakhir, di kawasan Titik Nol Kilometer digelar pentas Pantomim.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Jogja Agus Arif Nugroho menjelaskan pelaksanaan uji coba kedua Malioboro bebas kendaraan bermotor tidak berbeda dengan sebelumnya. Kendaraan dilarang melintasi jalan  tersebut mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.

Mulai sore hingga malam, Malioboro akan diisi dengan beragam kegiatan seni dan budaya. Agus mengingatkan agar masyarakat ikut menjaga kebersihan Malioboro.

Adapun Sekda DIY Gatot Saptadi mengatakan sesuai dengan kesepakatan bersama dalam Selasa Wage ini event-event kesenian di Malioboro diperbanyak. Selain menjadi daya tarik, kesenian juga untuk menunjukkan Malioboro sebagai ikon Jogja. “Masyarakat bisa melihat aktivitas kesenian dan perekonomian di Malioboro,” katanya.