Malioboro Bakal Bebas Kendaraan Tak Main-Main, Sirip Jalan Mulai Ditata Tahun Ini

Pengunjung Malioboro berfoto di tengah jalan saat uji coba bebas kendaraan bermotor, Selasa (18/6/2019). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
24 Juni 2019 21:07 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Pemkot Jogja akan memulai penataan di sirip-sirip Malioboro. Untuk tahun ini, penataan akan dilakukan di sirip jalan Suryatmajan dan Pajeksan.

Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti mengatakan penataan di sirip-sirip jalan Malioboro dilakukan untuk mendukung kawasan pedestrian di Malioboro. Pada kedua sirip tersebut nantinya akan dilengkapi dengan trotoar untuk para pejalan kaki. "Penataan ini dilakukan agar mulut jalan pada sirip tersebut tidak menimbulkan kemacetan. Penataan ini akan kami biayai sebagian dengan APBD Kota," katanya, Senin (24/6/2019).

Dia mengatakan, penataan sirip-sirip Malioboro akan dilakukan secara bertahap. Dari delapan sirip yang ada di Malioboro, empat sirip di sisi Timur dan sisanya di sisi Barat, Pemkot baru bisa melakukan penataan untuk Jalan Suryatmajan dan Jalan Pajeksan. "Kedua sirip jalan ini dulu kami kerjakan. Setelah itu sirip lainnya," kata Haryadi.

Hingga kini, rencana penataan tersebut masih menunggu hasil lelang. Proses pelelangan diperkirakan selesai pada awal Juli mendatang. Sebagai tahap awal, Pemkot akan memperbaiki drainase di kedua sirip tersebut sebelum melakukan perbaikan trotoar. "Kami berharap agar proses pembangunannya bisa dilakukan Juli mendatang," kata Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja, Aki Lukman.

Penataan di sirip Malioboro tersebut, katanya, tidak terlepas dari penataan Malioboro sebagai kawasan semi pedestrian. Diharapkan, wisatawan yang berkunjung ke Malioboro akan semakin nyaman dan betah. "Setelah drainase selesai, proses pembangunan trotoar yang baru akan dilakukan. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp8,1 miliar yang diambil dari Dana Keistimewaan," katanya.