Kualitas Penyuluh Sosial Terus Digenjot

Redaktur Pelaksana Harian Jogja, Nugroho Nurcahyo sedang memberikan materi jurnalistik pada Pensosmas, di Hotel Pandanaran, Kamis (25/7/2019). - Harian Jogja/Lugas Subarkah
25 Juli 2019 17:22 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Kualitas penyuluh sosial dan masyarakat (pensosmas) terus ditingkatkan. Kali ini dengan Dinas Sosial (Dinsos) DIY, Kementrian Sosial (Kemensos) menggelar Pembinaan dan Koordinasi Pensosmas DIY, di Hotel Pandanaran, Kamis (25/7/2019). Salah satu materi yang diberikan dalam kegiatan tersebut adalah terkait dengan digitalisasi input data dan soal jurnalistik.

Kabid Penanganan Fakir Miskin Dinsos DIY, Agus Setyanto mengatakan acara tersebut diikuti oleh 44 orang yang terdiri dari empat penyuluh fungsional dan 40 penyuluh masyarakat. “Untuk digitalisasi input data, kami menggandeng Telkom, sedangkan untuk pelatihan jurnalistik, kami mendatangkan pemateri dari Harian Jogja,” kata dia saat ditemui di sela-sela acara tersebut, Kamis.

Dia menjelaskan materi tersebut diberikan dalam rangka memberi pengetahuan kepada para penyuluh mengenai cara penulisan yang baik sesuai teknik penulisan jurnalistik. “Serta soal penginputan data secara digital dan cara berbicara memublikasikan program dan kegiatan," katanya.

Sekadar diketahui, pensosmas merupakan salah satu program dari Kemensos yang melibatkan sejumlah warga untuk menjadi sukarelawan. Pensosmas tersebar di setiap kecamatan di satu kabupaten terpilih dalam setiap provinsi. Meski demikian program ini akan terus dimembanhkan hingga ada di setiap kabupaten.

Kasi Penyuluhan Sosial Dinsos DIY, Budhi Wibowo mengatakan pensosmas merupakan penghubung antara Kementerian Sosial dengan masyarakat. Tugas mereka adalah menyosialisasikan serta memberikan penyuluhan terkait dengan progam Kemensos pada masyarakat di wilayah kerja mereka masing-masing.

Pensosmas, imbuh Budhi juga terlibat dalam setiap kegiatan Dinsos baik kabupaten maupun provinsi. "Mereka menentukan keberhasilan program, karena mereka yang menyampaikan ke masyarakat, membuka jalan, dan mengondisikan," ujarnya.

Kabid Pelaksanaan dan Kerja Sama Penyuluhan Sosial Puspensos Kemensos, Kanita, mengatakan kegiatan ini sangat penting untuk menciptakan masyarakat yang berketahanan sosial. "Harapan kami bisa menciptakan Pensosmas lebih banyak, di daerah lain," kata dia.

Redaktur Pelaksana Harian Jogja, Nugroho Nurcahyo yang didapuk jadi narasumber materi jurnalistik mengatakan materi jurnalistik diperlukan bagi pensosmas dalam membuat laporan setiap kegiatan. Dengan begitu kegiatan pensosmas pun bisa terdokumentasikan dengan baik. “Saya berikan materi mengenai ilmu dasar-dasar kepenulisan, menentukan angle menarik sekaligus praktik menulis. Peserta diberi waktu setengah jam untuk menulis tentang kegiatan itu yang kemudian bersama-sama dibedah,” kata dia.