Selamat! Bupati Gunungkidul Raih Penghargaan Top Eksekutif Muslimah 2019 Bidang Pemerintahan

Bupati Gunungkidul, Badingah saat memegang penghargaan sebagai pemenang Eksekutif Top Muslimah 2019 Bidang Pemerintahan.
30 Juli 2019 16:37 WIB MediaDigital Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Penyerahan Penghargaan IPEMI Top Eksekutif Muslimah Bidang Pemerintahan, Senin, (29/7/2019), dikemas dengan Gelaran Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV IPEMI (Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia) diselenggarakan di The Media Hotel & Tower Jakarta.

Penyerahan penghargaan secara simbolis diserahkan Wakil Presiden Republik Indonesia, Muhammad Jusuf Kalla dan di lanjutkan Ketua IPEMI, Ingrid Kansil.

IPEMI bekerjasama dengan majalah Madani memberikan Penghargaan TOP Eksekutif Muslimah, TOP Eksekutif Muslim, TOP Halal dan IPEMI Award 2019 kepada tokoh-tokoh muslim dan muslimah dari berbagai instansi pemerintahan dan perusahaan serta Pengurus IPEMI Wilayah dan Daerah yang memiliki kontribusi nyata terhadap masyarakat dan pembangunan ekonomi di Tanah Air.

Berdasarkan rekomendasi dari beberapa tokoh nasional dan organisasi wanita/muslimah serta hasil riset media, terkait keberhasilan Eksekutif Muslimah, maka dari 200 kandidat, Dewan Juri menetapkan finalis sebagai Pemenang Eksekutif Top Muslimah 2019 Bidang Pemerintahan adalah Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah.

Badingah dinilai sosok yang mampu mendorong Wanita Muslim (Muslimah) di Indonesia, untuk terus berprestasi, berkarya, dan berkontribusi, dan sebagai inspirasi untuk pengembangan muslimah pada khususnya, dan Perempuan di Indonesia pada umumnya. Serta sebagai kepala daerah yang berprestasi dan berhasil dalam membangun karir di bidang bisnis/ perusahaan, instansi pemerintahan, maupun organisasi sosial kemasyarakatan.

"Penghargaan TOP Eksekutif Muslim dan Muslimah dianugerahkan kepada para tokoh-tokoh yang telah memiliki kontribusi nyata kepada masyarakat khususnya dalam hal pengembangan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan masyarakat,” terang Ketua Umum IPEMI saat memberikan sambutan.

Lebih jauh Ketua Umum IPEMI,Ingrid Kansil menyatakan jika IPEMI kini telah menginjak usia yang ke 4, usia yang masih sangat muda sebagai organisasi Nasional. Namun, puji syukur Alhamdulillah, kini kepengurusan dan keanggotannya sudah tersebar di 34 Provinsi dan 340 Kabupaten Kota, hingga ke tingkat Kecamatan dan Kelurahah/Desa. IPEMI, lanjut dia, bahkan memiliki perwakilan di 5 negara, yaitu Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Turki dan Amerika Serikat.

Menurut Ingrid, animo besar masyarakat dalam menerima kehadiran IPEMI tersebut tak bisa dilepaskan dari komitmen dan kontribusi nyata IPEMI untuk merangkul para pengusaha Muslimah atau para Muslimah yang baru ingin berwirausaha untuk memulai usahanya.

“IPEMI ingin membangkitkan Muslimah Indonesia yang punya kepercayaan diri untuk maju berwirausaha. Karena salah satu kendala dari para pemula, khususnya dari kalangan perempuan adalah kurangnya rasa percaya.diri. Di IPEMI, kita dorong dan bantu mereka untuk maju. Kita sediakan perangkat dasarnya apa saja dan banyak pengusaha besar juga yang membantu kawan-kawan yang baru, merintis ingin menjadi pengusaha,” kata Ingrid.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Presiden RI, M. Jusuf Kalla, mengatakan, terus mendorong peningkatan kesejahteraan sosial serta kemandirian ekonomi yang berkepribadian Indonesia dan berakhlakul karimah. Rakernas juga diharap dapat menghasilkan keputusan yang mampu membantu memastikan program IPEMI berjalan dengan baik.

Melalui Rakernas ini, IPEMI diharapkan mampu meningkatkan peran, kedudukan dan fungsi yang strategis, terutama untuk membantu pengembangan usaha-usaha para muslimah sehingga dapat terus berkembang dalam pembangunan nasional.

“Sehingga kehadiran IPEMI kedepan diharapkan mampu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi pengusaha Muslimah, UKM-UKM, jamaah majelis taklim maupun komunitas Islami lainnya.” pungkasnya.

Acara dilanjutkan penyerahan penghargaan secara simbolis dan pembukaan rakernas ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Presiden RI.
Selain Wakil Presiden acara tersebut juga dihadiri oleh beberapa Kepala Daerah, Tokoh Politik, Pelaku Bisnis, Direksi Perusahaan, dan Tokoh Masyarakat serta 1.000-an peserta Rakernas dari seluruh Indonesia dan beberapa Pengurus Wilayah Luar Negeri.