PKS Ingin Bank Bantul Jadi BPR Syariah

Ilustrasi Bank Bantul. - Harian Jogja
31 Juli 2019 22:17 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Bantul mengusulkan agar Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Bantul dikonversi menjadi BPR Syariah karena potensi ekonomi syariah makin meningkat dan sudah menjadi tuntutan pola perilaku masyarakat.

Ketua Fraksi PKS DPRD Bantul, Amir Syarifudin mengatakan tuntutan pola perilaku masyarakat itu saat ini dibuktikan dengan makin maraknya konversi bank konvensional menuju bank syariah atau setidaknya anak cabang dari bank konvensional. Bahkan BPD DIY juga sudah memiliki unit usaha syariah.

Selain itu ia juga melihat sudah mulai banyak koperasi syariah yang omsetnya mencapai puluhan miliar dengan tingkat kemacetan cukup rendah. Amir mengklaim sudah banyak warga beralih ke bank syariah karena sistem bagi hasil adil dan transparan, “Jadi jangan khawatir perbankan syariah ini sudah ada undang-undangnya, karena ini merupakan bagian dari pola perilaku masyarakat yang tidak bisa dinafikan,” kata Amir, Rabu (31/7/2019).

Amir mengaku usulannya tersebut sudah disampaikan sejak tahun lalu namun belum ditanggapi Pemkab Bantul. “Ini harus menjadi perhatian ,” kata Amir.

Sementara itu Direktur Utama BPR Bank Bantul, Aristini Sriyatun usulan Fraksi PKS sudah pernah dibahas dan sudah disampaikan ke Pemkab Bantul. Menurut dia, Pemkab Bantul menghendaki agar Bank Bantul tetap seperti saat ini terlebih sekarang Bank Bantul sudah berubah dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi perseroan terbatas (PT) sehingga lebih leluasa dan pemegang saham tidak hanya dari Pemkab namun memberi peluang pada pihak luar.

“Pemkab menghendaki Bank Bantul tetap. Kalau bisa nanti akan membuat lagi BPR syariah tersendiri seperti di Sleman kan ada BPR syariah,” kata Aristini.