Mako Brimob Gunungkidul Mulai Dibangun, Ditarget Rampung Desember
Mako Brimob Polda DIY di pesisir Gunungkidul mulai dibangun. Sebanyak 18 rumah dinas ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2026.
Ilustrasi BPJS Kesehatan./Bisnis Indonesia-Nurul Hidayat
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Sosial (Dinsos) Gunungkidul memastikan ada 30.750 peserta bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang dibiayai Pemerintah Pusat akan dinonaktifkan. Jumlah ini lebih sedikit dari prediksi awal, sebab sebelum Surat Keputusan Kemensos turun, diperkirakan ada sekitar 100.000 peserta yang dibekukan.
Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial Dinsos Gunungkidul, Eka Sri Wardani, mengatakan jajarannya sudah menerima SK tentang pembekuan peserta BPJS Kesehatan yang dibiayai oleh APBN. Menurut dia, jumlah yang dibekukan lebih sedikit dibandingkan dengan potensi. Pasalnya, kebijakan ini diberlakukan bagi peserta bantuan iuran yang tidak masuk ke dalam basis data terpadu (BDT) milik kemensos. “Kalau tidak masuk BDT maka berpotensi dinonaktifkan. Hal ini sesuai dengan kebijakan dari Kemensos,” kata Eka kepada wartawan, Kamis (15/8/2019).
Menurut dia, jika mengacu pada sistem ada sekitar 100.000 warga Gunungkidul yang menjadi peserta PBI APBN, namun tidak masuk dalam BDT. Meski demikian, tidak semua peserta dibekukan karena mengacu pada SK Kemensos, yang dinonaktifkan hanya 30.750 peserta. “SK-nya sudah kami terima dan yang dinonaktifkan lebih sedikit dari potensi peserta yang tak masuk dalam BDT,” katanya.
Eka menuturkan, data ini langsung ditindaklanjuti. Dindos berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk memverifikasi peserta yang dibekukan. “Dalam pengecekan lapangan kami menerjunkan petugas di desa,” tuturnya.
Dia berharap dalam proses verifikasi dan validasi lapangan didapatkan data yang benar-benar akurat. “Masih ditindaklanjuti dan mudah-mudahan bisa segera selesai,” katanya.
Anggota DPRD Gunungkidul, Heri Nugroho, mengatakan kebijakan pembekuan peserta BPJS Kesehatan yang dibiayai APBN harus disikapi dengan bijak. Dari sisi pendataan, Pemkab harus memastikan kebijakan tersebut. Dari sisi dampak, Pemkab harus melakukan antisipasi karena kebijakan ini berdampak terhadap jaminan kesehatan bagi warga Gunungkidul. “Jangan sampai menimbulkan polemik oleh karena itu harus diantisipasi agar warga tetap bisa mengakses layanan kesehatan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mako Brimob Polda DIY di pesisir Gunungkidul mulai dibangun. Sebanyak 18 rumah dinas ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2026.
Dua penembakan di Afrika Selatan menewaskan 27 orang, masing-masing di dekat Johannesburg dan kawasan pinggiran Cape Town.
Aldila Sutjiadi/Erin Routliffe menjuarai WTA 500 Singapore Open 2026 setelah mengalahkan pasangan China Tang Qianhui/Xu Yifan.
Leo Rolly Carnando tumbuh di pinggiran Klaten. Dari raket kecil dan latihan bersama ayah, dia kini tampil di panggung bulu tangkis dunia.
Kementan menyiapkan anggaran Rp17 triliun untuk ekosistem peternakan terintegrasi. Lima kawasan ditargetkan rampung pada 2027.
Korban tewas di Gaza mencapai 74.016 orang sejak 7 Oktober 2023. Sebanyak 175.068 warga Palestina dilaporkan terluka.