Target Pajak 11 Persen, Kemenkeu Hadapi Tantangan Global
Kemenkeu kejar target tax ratio 11 persen sesuai arahan Presiden Prabowo, namun dihadang tantangan ekonomi global.
Pasar Wates sedang ikuti upacara bendera peringati kemerdekaan Indonesia ke 74 pada Sabtu (17/8/2019). /Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, KULONPROGO-- Ratusan warga Pasar Wates ikuti upacara hari kemerdekaan RI ke-74, pada Sabtu (17/8/2019). Warga pasar berharap, kondisi ekonomi Indonesia semakin baik, masyarakat kecil lebih diperhatikan.
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Wates, Bambang Sunarko mengatakan, semua unsur Pasar Wates terlibat ikuti upacara, mulai dari pedagang pasar, kuli gendong, petugas parkir, satpam, tukang becak, sampai pedagang kaki lima.
"Di upacara ini kami ingin ingatkan kembali tentang persatuan Indonesia. NKRI tidak bisa diganggu gugat. Kita hanya satu, merah putih," ungkap Bambang pada Sabtu (17/8/2019).
Ada sekitar 200 warga pasar yang ikuti upacara. Ia mengatakan, upacara tersebut sebagai sarana bagi seluruh elemen pedagang Pasar Wates untuk turut serta mengenang jasa pahlawan sekaligus upaya menggelorakan semangat nasionalisme.
Pedagang nangka di Pasar Wates, Waginah berharap, di hari kemerdekaan Indonesia yang ke-74, Indonesia semakin maju. "Saya ikut upacara karena merasa bangga menjadi warga Indonesia," ujarnya pada Sabtu.
Pedagang Tempe di Pasar Wates, Tumini berharap, di hari kemerdekaan yang ke 74, kondisi ekonomi semakin baik. "Pemimpinnya bisa memperhatikan orang-orang kecil," ujarnya. Ia juga berharap, hasil usahanya di Pasar Wates bisa semakin baik.
Ia mengatakan, partisipasi warga Pasar Wates ikuti upacara merupakan bentuk cinta tanah air.
"Senang [ikut upacara], sudah dagang, dagangan juga habis, sudah sempat pulang rumah, saya menyempatkan waktu kembali ke pasar buat upacara," tutur Tumini.
Tidak hanya upacara bendera yang digelar di Pasar Wates, warga Pasar Wates juga ikuti lomba kebersihan antar pasar se-Kulonprogo dan pentas senam masal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BKAD Sleman mengajukan pemblokiran rekening yang dipakai dalam penipuan berkedok tagihan pajak daerah. Warga diminta hanya membayar lewat kanal resmi.
Kelurahan Wirobrajan menggencarkan Gerakan Bapak Asuh Trotoar melalui sosialisasi door to door untuk menjaga trotoar tetap bersih, rapi, dan nyaman.
Ribuan lansia masuk daftar tunggu sekolah lansia di Kota Jogja. Tingginya minat membuat Pemkot berupaya menambah sekolah baru.
IDAI mengingatkan polusi udara dapat menurunkan fungsi paru anak. Penelitian menunjukkan 13,3% anak mengalami gangguan fungsi paru.
Disnaker Bantul mencatat 142 pekerja terkena PHK hingga Mei 2026. Kasus berasal dari sektor kesehatan, IT, manufaktur, dan perdagangan.