Pesan Sultan pada Mahasiswa Papua di DIY: Fokus Belajar Saja

Puluhan mahasiswa asal Papua mengikuti upacara HUT RI ke 74 di Balaikota Jogja, Sabtu (17/8/2019). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
20 Agustus 2019 00:17 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta agar seluruh mahasiswa asal Papua yang berada di DIY untuk bisa menahan diri. Sultan berharap agar mereka tidak terprovokasi dan fokus untuk belajar.

Dalam menangani peristiwa di Papua, Sultan juga meminta agar aparat penegak hukum dapat menangani masalah tersebut tanpa harus melakukan tindakan yang represif. "Cara menangani lebih edukatif, tidak massal dalam arti tidak represif," kata Sultan di Bangsal Kepatihan, Senin (19/8/2019).

Sultan juga menekankan agar penyelesaian kasus di Papua bisa mengedepankan proses dialog agar peristiwa di Papua tidak berkembang dan meluas. "Bagaimana agar kita mengedepankan dialog. Dialognya yang edukatif, dan juga lebih manusiawi agar kekisruhan yang terjadi tidak berkembang," paparnya.

Sultan juga berharap warga Papua yang tinggal di Jogja tidak mudah terprovokasi dan tetap fokus dengan misi yang selama ini mereka diemban dari daerah. Mayoritas warga Papua di DIY berstatus sebagai pelajar dan mahasiswa, sehingga Sultan berharap mereka tetap fokus untuk belajar.

"Saya kira mereka di sini kan mayoritas pelajar atau mahasiswa. Jadi saya kira tidak perlu ikut-ikut, fokus pada belajar saja," imbuhnya.

Seperti diketahui, peristiwa yang melibatkan mahasiswa Papua di Surabaya menimbulkan gejolak di Manokwari, Papua. Kisruh ini berawal dari isu perusakan tiang bendera Merah Putih di asrama mahasiswa Papua di Surabaya, Jumat (16/8/2019).

Peristiwa ini pun berujung pada diamankannya 42 mahasiswa Papua oleh kepolisian meskipun akhirnya polisi menyatakan tidak ada keterlibatan mahasiswa Papua dalam peristiwa tersebut.