Bukan Mahasiswa UNY, Ini Penjelasan RSUP Dr Sardjito tentang Warga Jepang yang Dirawat di Ruang Isolasi
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Pengukuhan Kontingen Gunungkidul yang bakal berlaga di Porda DIY, Selasa (3/9/2019)/Harian Jogja-Rahmat Jiwandono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kontingen Gunungkidul menargetkan 41 medali emas di ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY. Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, menuturkan Porda DIY yang bakal digelar September 2019 menjadi ajang untuk mengukur efektivitas program pembinaan olahraga di tiap daerah. Ia menekankan kepada para atlet untuk bisa memperbaiki raihan medali emas.
"Manfaatkan momentum ini secara optimal sehingga hasilnya lebih baik," ujar Immawan saat pengukuhan kontingen Gunungkidul di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Selasa (3/9/2019).
Ketua KONI Cabang Gunungkidul, Djarot Budi Santosa, mengatakan pelaksanaan rekrutmen atlet dilakukan mulai Maret 2018. Hasilnya, sebanyak 492 atlet berhak mengikuti Porda DIY. "Ratusan atlet ini berlaga di 36 cabang olahraga, selain itu kami juga mengikutsertakan 86 pelatih dan official," kata Djarot.
Menurutnya, jika target 41 emas tercapai maka bisa mendongkrak peringkat Gunungkidul yang selama ini berada di papan bawah. Oleh karena itu, KONI menentukan beberapa cabang olahraga unggulan yang tidak dimiliki oleh kabupaten lain. "Kami fokus pada cabang atletik dan drumben," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.