PDIP Buka Pendaftaran Calon Bupati Sleman untuk Pilkada 2020

ilustrasi. - dok
05 September 2019 18:17 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Sebagai partai pemenang pada Pemilu 2019 lalu, PDI Perjuangan mulai mempersiapkan diri untuk mengusung Calon Bupati (Cabup) di Pilkada 2020. Saat ini, DPC PDI Perjuangan Sleman telah membuka pendaftaran untuk Cabup yang akan diusung.

“Kami buka pendaftaran namun (mekanisme) tertutup, karena dari Dewan Perwakilan Pusat (DPP) ada aturan boleh terbuka atau tertutup, yang jelas kami sudah membentuk tim untuk pilkada,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Sleman, Koeswanto, Kamis (5/9/2019).

Koeswanto mengatakan menyebut dengan melakukan pendaftaran secara tertutup, tim yang dibentuk sekaligus mencari calon-calon yang sekiranya bisa untuk diusung. Meskipun sebagai partai pemenang, pihaknya pun tetap membuka pintu koalisi bagi partai lain.

“Nama saya belum bisa memunculkan. Kami diminta DPP segera menyerahkan calon minimal dua nama pada 23 September. Nanti pada 17 September kami kirim ke DPD agar dikirim ke DPP,” ucap dia.

Ia mengatakan, sudah ada penekanan dari DPP, bahwa PDI Perjuangan harus memiliki Bupati, DPC pun, kata dia siap memenangkan Pilkada 2020 mendatang.

“DPC siap memenangkan pilkada, dengan catatan tidak ada intervensi calon dari DPP maupun DPD, karena yang tahu persis itu DPC,” ujar dia.

Sekretaris DPD PAN Sleman Arif Kurniawan mengatakan pihaknya akan membentuk tim untuk pilkada setelah proses pembentukan pimpinan definitif DPRD Sleman.

“Masih menimang-nimang calon. Ada beberapa nama yang masuk radar. Sadar Narimo, saya, Hanum Salsabila, Raudi Akmal, Kustini (Istri Sri Purnomo),” ucap dia.

Selain itu, Arif mengatakan, Sri Muslimatun yang saat ini menjabat sebagai wakil bupati juga telah menjalin komunikasi dengan PAN. Namun masih secara informal dan belum secara kelembagaan.

"Bu Muslimatun sudah komunikasi dengan beberapa partai. Kami menyambut baik dan senang Bu Muslimatun sudah punya keinginan untuk mencalonkan sebagai bupati. Kami apresiasi, bagus," kata Arif.

Sejauh ini, Sri Muslimatun tercatat sebagai kader dari Partai Nasdem Sleman yang menjadi wakil bupati mendampingi Sri Purnomo. Namun, dalam pemilu 2019 lalu, Nasdem hanya memperoleh tiga kursi DPRD Sleman. Dengan jumlah tersebut, Nasdem harus berkoalisi dengan partai lain jika ingin mengusung calon pada pilkada 2020.

Saat dikonfirmasi mengenai potensi akan maju pada Pilkada 2020 mendatang, Sri Muslimatun enggan memberikan keterangan lebih lanjut. “Saya mengalir saja,” ujar dia beberapa waktu lalu.