Dilmah Mixology Playoff 2019 Sajikan Berbagai Kreasi Teh

Peserta Dilmah Mixology Playoff 2019 berfoto bersama seusai acara, di Hyatt Regency, Rabu (11/9/2019). - Ist
11 September 2019 22:27 WIB Herlambang Jati Kusumo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA— Perusahaan teh Dilmah menyelenggarakan Dilmah Mixology Playoff 2019, yang merupakan kompetisi menyajikan teh oleh bartender, yang dilaksanakan di Hyatt Regency, Selasa (10/9/2019) hingga Rabu (11/9/2019).

Vice President Board of Directors PT. David Roy Indonesia, Eliawati Erly mengatakan gelaran kali ini merupakan ke empat kalinya. “Dipilihnya Jogja karena merupakan salah satu kota tujuan wisata besar. Teh banyak dipakai restaurant dan hotel. Saat ini kreasi dari teh sudah jadi lifestyle. Bisa di mix rempah, buah atau yang lainnya,” kata Erly.

Setidaknya ada 23 peserta dalam kompetisi kali ini yang diikuti tidak hanya bartender dari Jogja namun juga luar kota. Ada beberapa penilaian yang diberlakukan dalam kompetisi ini yang pasti walaupun menuntut kreativitas dari bartender, namun rasa teh tidak boleh hilang.

“Kemudian kreativitas pakai apa saja, cerita dibaliknya, presentasi displaynya, dan waktu menjadi perhatian,” ujarnya.

Diharapkannya dengan kompetisi ini Teh Dilmah juga semakin dikenal masyarakat, khusunya di Jogja dan Jawa Tengah. Menurut dia, peserta di Jogja perlu didorong lagi jumlahnya.

Salah satu dewan juri yang merupakan Global Brand Ambassador Dilmah, Robert Schinkel mengatakan dari waktu ke waktu kualitas yang disajikan oleh para peserta semakin baik. Mulai dari kompetisi pertama hingga ke empat ini selalu ada peningkatan, dan ia merasa kagum.

Dewan juri lainnya yang merupakan Founder dan owner of The Old Man, No. 1 Asia’s best bars, Agung Prabowo mengungkapkan bartender merupakan profesi yang menjanjikan bahkan bisnis menjanjikan.

Pada kompetisi ini tiga juara diambil masing-masing, juara 3 diperoleh Rendy Tritama Putra, dari Sasanti Restaurant Yogyakarta yang mendapatkan Rp2 juta, kemudian juara 2 diperoleh Benedict Visantus Pramono, dari Gozadera Bar De Tapas Surabaya yang mendapatkan Rp5 juta, dan juara pertama diperoleh Muhammad Fakhri Yusuf, dari Pullman Jakarta Central Park yang akan mengikuti Dilmah School of Tea di Srilanka senilai USD 3.500.

Fakhri mengaku tidak menyangka akan mendapatkan juara pertama. Ia pun merasa sangat senang mendapatkan juara pertama ini. “Senang sekali tidak menyangka, persiapan satu bulan,” katanya.