Tiket Masuk Parangtritis-Depok Nanti Bisa Dibeli di PSG

Pasar Seni Gabusan. - Harian Jogja
12 September 2019 19:57 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Dinas Pariwisata Bantul berencana menjual tiket masuk wisata Pantai Depok-Parangtritis di kawasan Pasar Seni Gabusan (PSG) setelah penataan pasar yang berlokasi di Desa Timbulharjo,  Sewon,  Bantul tersebut selesai menjelang akhir tahun ini. 

Kepala Dinas Pariwiata Bantul Kwintarto Heru Prabowo mengatakan wacana layanan tiket wisata Parangtritis-Depok di PSG untuk memecah kepadatan lalu lintas di sekitar tempat pemungutan retribusi (TPR) Parangtritis yang sering terjadi setiap libur panjang atau long weekend.  Bahkan antrean kendaraan bisa sampai melebihi jembatan kretek.

Dengan adanya layanan tiket wisata Pantai Parangtritis-Depok di TPR dan PSG nantinya pengunjung bisa memilih dua tempat tersebut. Bagi wisatawan yang membeli tiket di PSG maka akan mendapatkan tanda pengenal khusus yang bisa dikenali petugas TPR.  "Ini bisa mengurangi kepadatan di selatan nanti, " kata Kwintarto,  Kamis (12/9/2019).

Namun demikian tamabahan lokasi penjualan tiket wisata itu butuh tambaham juga dari petugas.  Pihaknya sudah menyampaikan wacananya tersebut kepada Bupati Bantul Suharsono dan bupati diklaimnya tidak mempersoalkan wacana tersebut bahkan mendukungnya. 

Menurut dia,  penjualan tiket objek wisata di PSG pada dasarnya akan lebih mengutamakan rombongan bus-bus pariwisata. Karena PSG saat ini tengah ditata menjadi tempat transit kendaraam wisata yang di dalamnya juga terdapat pusat oleh-oleh,  hiburan,  dan puluhan toilet..

"Kalau memungkinkan penjualan tiket [wisata Parangtritis-Depok di PSG] akan kami wujudkan pada liburan Natal dan Tahun Baru ini," ujar Kwintarto. 

Bupati Bantul Suharsono dalam beberapa kesempatan mengungkapkan keinginannya menata PSG yang saat ini mati suri.  Ia ingin PSG menjadi pusat transit kendaraan wisata dari dan menuju Parangtritis. Sebab sampai saat ini Parangtritis paling banyak pengunjungnya dibanding objek wisata lain. 

Tempat transit tersebut mengharuskan adanya toilet dan tempat hiburan.  Selain itu Suharsono juga ingin agar kawasan itu menjadi tempat pelaku UMKM Bantul mrnjajakan dagangannya. "Nanti yang dari Parangtritis akan saya setop, saya suruh mampir ke situ [PSG]," kata Suharsono.