PPPA Raudhatul Jannah Lahirkan Santri Berprestasi

Santri PPPA Raudhatul Jannah menerima penghargaan atas prestasi mereka di bidang hafalan alquran. - Ist/PPPA Raudhatul Jannah
15 September 2019 02:37 WIB MediaDigital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Program Pembibitan Penghafal Alquran (PPPA) Raudhatul Jannah terus berbenah memperbaiki kualitas pembelajaran menghafal alquran sesuai dengan visi lembaga membentuk generasi qurani sejak usia dini.

Keseriusan berbenah ditunjukkan dengan kesungguhan membina santri, dan dibuktikan dengan prestasi yang diraih oleh Isma Muhammad Ihsan. Anak usia enam tahun ini telah mampu menghafal dua juz alquran. Prestasi lainnya diraih oleh Izyan. Siswa berusia 10 tahun kelas empat SD dari Sleman ini mampu menghafal alquran sebanyak 13 juz.

Saat ini jumlah santri penghafal alquran yang sudah lama bergabung tercatat tujuh anak dan empat dewasa. Sedangkan penghafal alquran baru, tercatat sebanyak 33 orang yang dianggap masih pemula dan perlu diperbaiki makhrajnya.

“Alhamdulillah yang mukim di pondok di antaranya, Zaky dari Solo, Yusuf, Bantul, Danil dari Lombok , Hafidh, Jogja yang kelihatan semua bahagia, dan semua sudah mulai kegiatan tahfidz [menghafal alquran] tiap hari bersama dengan santri yang bertempat tinggal di sekitar pondok Raudhatul Jannah,” kata Sidiq Pramana Widagda, perwakilan dari PPPA Raudhatul Jannah, melalui rilis kepada Harian Jogja, Sabtu (14/9/2019).

Kegiatan menghafal alquran tersebut juga menghadirkan narasumber dari salah satu pengurus PPPA Raudhatul Jannah yakni ustaz Hafidzc Hidyan.

Selain fokus pada generasi qurani, PPPA Raudhatul Jannah yang berlokasi di Desa Poncosari, Srandakan, Bantul juga terlibat di kegiatan pemberdayaan masyarakat. Dalam pemberdayaan ekonomi umat di sekitar PPPA Raudhatul Jannah, pengurus melakukan kegiatan bercocok tanam.

“Menjelang musim hujan, sedang mempersiapkan untuk bercocok tanam dengan bimbingan rama KRT Gembong Danuningrat yang juga sahabat dekat lurah Poncosari ini, insyaallah nantinya dengan bercocok tanam dengan metode yang tepat dengan jenis tanaman yang sesuai dengan wilayah akan memperoleh hasil berlipat. Dengan begitu nanti pondok bersama dengan masyarakat akan makmur bersama,” kata Ketua Pokdarwis PPPA Raudhatul Jannah, sekaligus guru di SMK Pertanian, Eko Budi Santoso. (*)