Advertisement
Ketersediaan Ikan di Gunungkidul Terus Digenjot
Nelayan melabuhkan kapalnya di Pantai Gesing, Girikarto, Panggang, Gunungkidul, DIY. - Bisnis Indonesia/Rachman
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gunungkidul berupaya meningkatkan ketersediaan ikan agar masyarakat semakin gemar makan ikan. DKP juga memastikan stok di telaga maupun perairan umum darat lainnya tetap ada. "Tujuannya agar masyarakat mudah mendapat ikan," kata Kepala DKP Gunungkidul, Krisna Berlian, saat ditemui Harian Jogja, Minggu (15/9/2019).
Upaya lain yang dilakukan agar masyarakat di Gunungkidul semakin gemar makan ikan yaitu sosialisasi di sekolah, mulai dari TK hingga SMA/SMK. Sosialisasi dilakukan lantaran tingkat konsumsi ikan masih sangat rendah, khususnya bagi anak dalam usia pertumbuhan. Sejauh ini capaian tingkat konsumsi ikan di Gunungkidul berada di peringkat ketiga di DIY. "Di Gunungkidul tingkat konsumsi ikan masih berkisar 19 kilogram per kapita per tahun," ucap dia.
Advertisement
Krisna menyatakan tingkat konsumsi ikan DIY masih jauh dari target nasional yakni 21,54 kilogram per kapita. Sedangkan target konsumsi ikan secara nasional 55 kilogram per tahun pada 2019. "Rendahnya tingkat konsumsi ikan ini menjadi tantangan bagi DKP DIY secara keseluruhan," katanya.
Krisna mengatakan salah satu manfaat makan ikan yakni tingginya kandungan vitamin serta Omega 3 yang mempengaruhi daya pikir. Dengan begitu masyarakat bisa punya daya saing apabila terbiasa makan ikan.
Anggota DPRD Gunungkidul, Suharno, mengatakan rendahnya tingkat konsumsi ikan di Gunungkidul tak bisa dilepaskan dari kebiasaan dan budaya. Menurutnya, kondisi perekonomian, zaman dan kondisi alam sangat berpengaruh. “Dulu masyarakat kesulitan membeli ikan karena tingkat perekonomian yang rendah dan ketersediaan ikan yang sulit diperoleh. Tetapi sekarang perekonomian warga sudah jauh meningkat dan ketersediaan ikan sangat banyak. Warga banyak yang memelihara dan menjual ikan," katanya.
Dengan begitu ia beharap agar masyarakat semakin gemar makan ikan. "Konsumsi ikan tidak harus yang mahal ," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Iran Berduka Setelah Tiga Pejabat Tinggi Tewas dalam Dua Hari
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Layanan SIM DIY Libur saat Lebaran 2026, Cek Masa Dispensasinya
- Prakiraan Cuaca DIY Rabu 18 Maret 2026: Hujan Ringan di 3 Wilayah
- Pesanan Parsel Lebaran Melejit, Rumah Parcel Jogja Tembus 700 Paket
- Jadwal KSPN Malioboro ke Obelix Sea dan Pantai Ndrini 18 Maret 2026
- Libur Lebaran, Kapasitas KAI Bandara Jogja Naik Jadi 275 Ribu Kursi
Advertisement
Advertisement








