Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ilustrasi toleransi antar umat beragama./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Selama Juli dan Agustus lalu, Solidaritas Perempuan (SP) Kinasih menggelar lokakarya yang diikuti 40 anak muda. Hasil workshop yang digelar atas kerja sama dengan 30 pegiat seni serta tokoh agama di Jogja itu dipentaskan di Gedung Societeit, kompleks Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Sabtu (21/9/2019).
Koordinator Program SP Kinasih, Sana Ullaili, menjelaskan selama dua bulan organisasinya mengajak anak muda dalam workshop yang dibagi dalam empat kelas, yakni kepemimpinan, musik, teater dan media. "Lokakarya ini jadi ruang perjumpaan bagi anak muda, perempuan, serta transgender dari beragam latar belakang," katanya.
Lokakarya tersebut, kata dia, bertujuan membangun perspektif anak muda dan perempuan tentang keberagaman agama, keyakinan, budaya, keyakinan, identitas gender dan ekspresi berdasarkan perspektif perempuan dan kemanusiaan.
Hasil workshop tersebut dipentaskan dengan mengusung tajuk Youth Stage For Jogja Full of Tollerance. Beberapa karya yang ditampilkan di antaranya poster, pertunjukan musik, teater dan lainnya. “Penyelenggaraannya bertepatan dengan Hari Perdamaian Sedunia yang diperingati setiap 21 September,” ujar Sana.
Pengawas SP Kinasih Nasional, Puspa Dewi, mengatakan angka problem intoleransi di Jogja terbilang tinggi. Beberapa kasus yang terjadi seperti misalnya izin mendirikan tempat ibadah, pembubaran bakti sosial, penolakan sedekah laut, pemotongan salib, penolakan warga nonmuslim serta penyerangan gereja.
Di sisi lain, gerakan-gerakan radikalisme yang menyasar anak muda dan menjadikan perempuan sebagai pintu masuk untuk penyebaran paham anti-keberagaman dan pluralisme semakin menguat. Dunia pendidikan dan media sosial ditengarai menjadi ruang strategis penyebaran paham intoleran ini.
"Perlu respons semua elemen stakeholder di Jogja dengan memperbanyak ruang bagi anak muda dan perempuan untuk menjaga dan mengawal Jogja sebagai kota yang mengedepankan nilai-nilai keberagaman dan kemanusiaan," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Video dugaan perundungan mahasiswa baru Telkom University viral di media sosial. Kampus menyatakan kasus ditangani sesuai ketentuan.
Negara-negara ASEAN menyepakati Deklarasi Bali untuk melindungi hak cipta karya jurnalistik dari penggunaan tanpa izin oleh platform digital dan AI.
Warga Kampung Ngadiwinatan, Ngampilan, mendapat edukasi pencegahan kebakaran rumah tangga dan praktik pemadaman api bersama Damkarmat Jogja.
Korban penembakan di bengkel Boyolali menjalani operasi untuk mengangkat peluru yang bersarang di pipi kiri. Polisi memburu terduga pelaku.
Cek jadwal DAMRI YIA-Jogja Minggu, 11 Oktober 2026, dengan lima pilihan tujuan dan tarif normal Rp80.000 per penumpang.