Peminat Lomba Kalkulus USD Membeludak

Sejumlah peserta mengerjakan soal dalam Lomba Kalkulus USD,di salah satu ruang kelas, USD Kampus 3 Paingan, Sabtu (21/9/2019). - Harian Jogja/Uli Febriarni
22 September 2019 19:07 WIB Uli Febriarni Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Peminat Lomba Kalkulus Universitas Sanata Dharma (USD Calculus League) membeludak.  Jumlah peserta yang mengikuti kompetisi antarmahasiswa S1 se-Jawa itu lebih banyak tiga kali lipat dibandingkan dengan target yang ditetapkan.

Rektor USD, Johanes Eka Priyatma menuturkan, pendaftar lomba tersebut awalnya ditargetkan diikuti oleh 25 tim, namun kemudian hingga hari pelaksanaan terdapat 86 tim bertanding. Satu tim terdiri dari dua orang.

Selain itu, lomba bukan hanya diikuti oleh mahasiswa yang berasal dari program studi (prodi) Matematika maupun Pendidikan Matematika, melainkan juga dari Prodi Teknik.

“Ini membanggakan bagi kami, walaupun baru sekali ini kami laksanakan, tetapi mendapat respons yang baik dari banyak pihak,” tuturnya saat meninjau lokasi pelaksanaan lomba, USD Kampus 3 Paingan, Sabtu (21/9/2019).

Antusiasme peserta menjadi pemicu semangat bagi jajarannya, untuk bisa menyelenggarakan lomba Kalkulus di tahun-tahun berikutnya. Tentunya dengan cakupan lebih besar, pelaksanaan lebih baik dan tema lebih luas.

Johanes mengungkapkan, lomba ini juga menjadi salah satu usaha dan partisipasi USD, khususnya Matematika maupun Pendidikan Matematika, untuk mempromosikan supaya Matematika semakin dicintai.

"Peran Matematika semakin besar dalam peradaban mutakhir di bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Terutama kaitannya denhan kecerdasan buatan,  eksplorasi angkasa dan rekayasa genetika," kata dia.

Menurut dia, Kalkulus adalah salah satu cabang ilmu Matematika yang berperan dalam aktivitas-aktivitas yang ia sebutkan tadi. Karena menjadi sarana pengembangan model Matematika.

USD juga ingin, lewat lomba ini, sains menjadi ilmu yang semakin diminati, dapat diikuti dengan menyenangkan sekaligus membangun jiwa kompetitif mahasiswa sebagai generasi muda.

Alasan lainnya, lomba ini bisa menjadi wadah komunikasi antar peserta untuk membangun jaringan dan saling meneguhkan kebersamaan.

Ketua Panitia Lomba Kalkulus USD, Febi Sanjaya menuturkan, peserta berasal dari DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jakarta hingga Jawa Barat.

Dalam lomba yang diawali dengan babak penyisihan itu, peserta harus berkompetisi meraih gelar jawara dengan mengerjakan beragam bentuk soal dalam waktu yang sudah ditentukan. Di tingkat final, peserta mempresentasikan satu soal.

"Lomba ini dilatarbelakangi oleh keresahan kami di Prodi Matematika dan Pendidikan Matematika, bahwa minat dan semangat mahasiswa dalam mempelajari Kalkulus sedang menurun," ujarnya.

Senada dengan Rektor, panitia berharap kompetisi ini bisa diselenggarakan di tahun-tahun berikutnya. Selain itu jejaring antar komunitas pecinta Kalkulus semakin dikuatkan dan berkembang.