Yayasan Astra Inisiasi Sanggar Anak Nusantara

Salah satu aktivitas sanggar anak yang bekerja sama dengan YPA-MDR, belum lama ini. - Istimewa/YPA/MDR
10 Oktober 2019 23:47 WIB Arief Junianto Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—PT Astra Internasional melalui Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA-MDR) menginisiasi pembentukan Sanggar Anak Seni Nusantara. Sanggar yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia khususnya di wilayah pembinaan YPA-MDR tersebut dibentuk untuk meningkatkan mutu pendidikan.

YPA MDR yang berdiri sejak 2009 merupakan salah satu dari sembilan yayasan yang dimiliki PT Astra International yang bergerak di bidang layanan pendidikan. Sejauh ini YPA-MDR telah membina 90 sekolah negeri, 1.116 guru dan 18.252 siswa, yang terdiri dari 66 SD, 19 SMP dan lima SMK yang tersebar di beberapa daerah, mulai dari Lampung Selatan, Lampung, sampai Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Ketua Pengurus YPA-MDR Herawati Prasetyo mengatakan pembentukan sanggar itu didasarkan pada empat pilar konsep pembinaan, yakni akademik, karakter, seni budaya dan kecakapan hidup. Tak hanya itu, YPA-MDR juga berupaya membangun sinergi antara sekolah dan masyarakat sekitar untuk melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, cerdas, dan berkarakter sekaligus memiliki keterampilan sesuai kearifan lokal. “Salah satunya adalah seni budaya,” ucap dia melalui rilis yang diterima Harian Jogja, Kamis (10/10/2019).

Herawati menjelaskan beberapa sanggar yang bersinergi bersama YPA-MDR, masing-masing adalah sanggar anak dari Bogor, Jawa Barat; Kabupaten Pacitan, Jawa Timur; Kabupaten Bantul; Kabupaten Lampung Selatan; dan Kabupaten Lampung Selatan, provinsi Lampung.

Pembentukan Sanggar Anak Seni Nusantara, kata dia, merupakan bentuk nyata kepedulian YPA-MDR serta masyarakat untuk melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai seni budaya dalam rangka memperkuat seni budaya nasional.