Pembangunan Posko Tim SAR Siung Rampung November 2019

Seorang pekerja merampungkan pembangunan posko Tim SAR Pantai Siung di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Jumat (11/10/2019)./Harian Jogja - Muhammad Nadhir Attamimi
11 Oktober 2019 21:07 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Untuk meningkatkan pelayanan khususnya perlindungan keselamatan untuk wisatawan, SAR Linmas Wilayah 1 Gunungkidul membangun pos baru di Pantai Siung, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus.

Koordinator SAR Linmas Wilayah I Gunungkidul, Sunu Handoko, mengungkapkan pembangunan posko masih berlangsung dan ditargetkan selesai pada November 2019. “Sesuai target pembangunan selesai pada November dan langsung digunakan,” kata Sunu kepada Harian Jogja, Jumat (11/10/2019).

Menurutnya, pembangunan posko dilakukan karena bangunan lama hancur diterjang gelombang. “Jadi dibangun ulang ditempat berbeda,” ujar dia. Bangunan berlantai dua seluas 7x7 meter persegi ini dibangun menggunakan panggung dan bergeser ke lokasi yang lebih tinggi,” katanya.

Nantinya posko bakal dilengkapi dengan peralatan standar SAR dan didukung dengan sejumlah peralatan lain. “Bangunan menggunakan panggung sebagai antisipasi jika terjadi gelombang tinggi, sehingga bangunan tidak langsung diterjang gelombang,” ujarnya.

Terkait dengan kecelakaan laut, selama setahun terakhir telah terjadi 10 kecelakaan laut di Pantai Siung. “Kecelakaan sering terjadi lantaran pengunjung mengabaikan imbauan dari Tim SAR, seperti nekat bermain dan mandi di laut saat gelombang tinggi,” ujarnya.

Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmat, mengungkapkan sebagai instansi yang menaungi SAR Linmas di Gunungkidul jajarannya terus berupaya bebenah, salah satunya dengan membangun posko Tim SAR di pantai Siung. Selain membangun posko baru di Pantai Siung, jajarannya juga membangun pos di Pantai Drini yang rusak dihantam gelombang tinggi pada 2018.

Menurut Noviar pembangunan posko menggunakan anggaran dari APBD DIY 2019. Selama dilakukan pembangunan, Tim SAR di Pantai Drini dan Siung untuk sementara menggunakan posko milik Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gunungkidul. “Nantinya semua posko Tim SAR bakal dilengkapi dengan peralatan berstandar,” kata dia.