Warga Mertelu Butuh Sumur Dangkal

Penyaluran bantuan air bersih. - Harian Jogja/Desi Suryanto
18 Oktober 2019 06:27 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Musim kemarau yang panjang membuat warga yang tinggal di wilayah terdampak kekeringan harus memutar otak untuk mendapatkan air bersih. Selain meminta bantuan air bersih, warga juga butuh pembuatan sumur dangkal.

Kepala Dusun Batur Turu, Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari, Suryanta, mengungkapkan desanya termasuk wilayah yang cukup parah dilanda kekeringan. Warga, menurut Suryanta, masih mengandalkan bantuan air bersih dan membeli air secara swadaya.

"Musim kemarau berlangsung hampir enam bulan, di Desa Mertelu ada empat dusun yang dilanda kekeringan cukup parah, yakni Dusun Batur Turu, Mertelu Lor, Guyangan Kidul, dan Gandu," kata Suryanta saat ditemui Harian Jogja, Kamis (17/10/2019).

Untuk mengatasi dampak kekeringan untuk jangka panjang, ia merekomendasikan adanya pembangunan sumur dangkal. Dia sangat berterima kasih jika ada donatur yang bersedia membantu pembangunan sumur dangkal. Suryanta menjelaskan saat ini beberapa sumur dangkal tengah dibangun dan memiliki debit air yang cukup untuk memenuhi kebutuhan warga.

Untuk titik lokasi sumur, pemerintah desa menyiapkan beberapa tempat. Ia mengungkapkan saat ini jajarannya membutuhkan peralatan pendukung untuk pembangunan sumur dangkal seperti mesin dan pipa air untuk distribusi air ke rumah warga. "Lokasi sumur sudah disiapkan, tinggal mesin, pipa dan jaringan listrik yang masih kurang," ujarnya. Ia menargetkan satu sumur mampu mencukupi kebutuhan air untuk 10 kepala keluarga.

Kepala Desa Mertelu, Sukirno, mengungkapkan usulan pembuatan sumur dangkal merupakan hasil rembug bersama warga dan pihak-pihak terkait. Di sejumlah dusun seperti Batur Turu, Guyangan Kidul dan Mertelu Lor, tingkat kekeringan sangar parah.

"Kami menggerakkan warga untuk menggali tanah yang berpotensi menyimpan sumber air, dan kebetulan ada lebih dari 10 lubang yang sudah digali dan sebagian besar memiliki mata air," kata dia.

Dia juga mempersilakan jika ada donatur yang ingin membantu warga di Desa Mertelu dalam pembangunan sumur dangkal. "Silakan, berapa pun bantuan dari para donatur akan kami terima," kata Sukirno.