Penerima Bansos Beras Gunungkidul Bertambah 35.000 Keluarga
Bansos beras Gunungkidul naik menjadi 162.274 keluarga penerima manfaat. Penyaluran dimulai 18 Agustus dan ditarget selesai 18 September 2026.
Seorang pengendara sepeda motor melintas di ruas jalan yang menghubungkan Desa Watugajah dengan Kecamatan Gedangsari, Kamis (17/10/2019)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Warga Dusun Jelok, Desa Watugajah, Kecamatan Gedangsari, meminta jalan kabupaten yang ada di wilayah desa setempat segera diperbaiki. Pasalnya, sejak dibangun 23 tahun lalu hingga sekarang belum ada perbaikan ulang. Saat ini kondisi jalan rusak parah.
Ketua RT 03, Dusun Jelok, Sihono, mengatakan jalan di wilayahnya bukan hanya jalan kampung. Jalan tersebut menjadi penghubung dengan Kecamatan Gedangsari serta menuju objek wisata Green Vilage di Desa Mertelu. Menurut dia, akses ini telah dibangun sejak lama dan sekarang banyak yang rusak. “Sudah dibangun sejak 23 tahun lalu,” kata Sihono kepada Harian Jogja, Kamis (17/10/2019).
Menurut dia, upaya perbaikan sudah mulai dilakukan namun belum bisa menyasar ke seluruh ruas. Total hingga saat ini di jalur tersebut masih ada ruas jalan yang rusak sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer. “Mudah-mudahan janji untuk perbaikan bisa segera direalisasikan oleh pemerintah,” katanya.
Sihono menjelaskan, jalan yang rusak diperparah dengan kondisi geografis yang menanjak sehingga rawan terjadi kecelakaan. Ia menuturkan sudah banyak kasus kecelakaan yang terjadi karena jalan yang rusak. “Sudah banyak terjadi kecelakaan, bahkan ada warga yang jatuh hingga mengalami patah tulang,” tutur Sihono.
Keluhan soal jalan rusak juga disuarakan oleh Sutarno, warga lainnya di Dusun Jelok. Menurut dia, janji perbaikan sudah didengar warga dan harapannya bisa segera dilaksanakan. “Informasinya segera diperbaiki, tapi hingga sekarang belum ada tanda-tanda akan dikerjakan,” katanya.
Sutarno menuturkan, apabila jalan dapat diperbaiki maka akses dan aktivitas masyarakat bisa lebih mudah. “Jalan ini termasuk jalur utama bagi warga menuju Kantor Kecamatan Gedangsari. Memang ada jalan lain, tapi untuk mengaksesnya warga harus memutar jauh. Jadi, jika jalan ini diperbaiki maka akses lebih mudah,” katanya.
Kepala Seksi Pemeliharaan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Wadiyana, mengatakan kerusakan jalan di Dusun Jelok masuk dalam skala prioritas perbaikan di jalur Mangli-Watugajah. Rencananya perbaikan dilaksanakan tahun ini. “Sudah ada pengukuran jalan yang akan diperbaiki. Untuk kapan pengerjaan belum tahu, tapi yang jelas diselesaikan tahun ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bansos beras Gunungkidul naik menjadi 162.274 keluarga penerima manfaat. Penyaluran dimulai 18 Agustus dan ditarget selesai 18 September 2026.
Daftar mobil listrik murah 2026 mulai Rp150 jutaan, lengkap dengan harga, jarak tempuh, kelebihan, dan tips sebelum membeli.
TKA SMA/SMK 2026 digelar empat hari mulai Oktober. Simak jadwal mata ujian, gelombang pelaksanaan, simulasi, dan gladi bersih
Kemnaker mencatat 43.805 pekerja terkena PHK sepanjang Januari-Juli 2026. Jawa Barat tertinggi dengan 8.830 pekerja.
Bank Jateng secara resmi dinobatkan sebagai Yearly Excellent Performance Bank 2026 dalam ajang 31st Infobank Award 2026
DPRD Bantul mendorong penurunan kelas Jalan Parangtritis agar retribusi wisata pantai selatan bisa dikelola lebih maksimal.