Tersisa 2,5 Bulan, Proyek Infrastruktur Jangan Sampai Molor

Ilustrasi
16 Oktober 2019 23:27 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Komisi C DPRD Gunungkidul meminta Pemkab untuk memastikan program pembangunan fisik dapat berjalan sesuai dengan target yang dicanangkan. Pasalnya, waktu efektif tahun ini tinggal 2,5 bulan sehingga harus ada kepastian pembangunan tidak molor.

Ketua Komisi C DPRD Gunungkidul, Demas Kursiswanto, mengatakan jajarannya bertemu dengan tim dari Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) selaku organisasi perangkat daerah (OPD) teknis yang membidangi masalah pembangunan. Koordinasi selain untuk memperkenalkan anggota baru Komisi C periode 2019-2024, juga untuk mengetahui perkembangan pembangunan infrastruktur di Gunungkidul.

Menurut dia, capaian hingga triwulan ketiga 2019 ini belum maksimal karena penyerapan anggaran di DPUPRKP baru mencapai 50% dari total anggaran yang dimiliki. Meski demikian, kata Demas, OPD terkait memberikan garansi bahwa penyerapan akan maksimal dan sesuai target di akhir tahun. “Harapannya target penyerapan bisa maksimal sehingga tidak ada program yang pengerjaannya molor dari waktu yang ditentukan,” kata Demas kepada wartawan, Rabu (16/10/2019).

Demas menjelaskan keyakinan bahwa tidak ada kegiatan yang molor tidak lepas dari selesainya paket lelang kegiatan konstruksi yang dimiliki. Oleh karena itu, waktu 2,5 bulan masih mencukupi untuk menyelesaikan pengerjaan sesuai dengan target.

Meski demikian, Komisi C tidak akan tinggal diam hanya menerima laporan dari OPD teknis. Ke depannya Komisi C berencana menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah proyek untuk memastikan pengerjaan tidak terjadi kemoloran. “Patut diingat akhir tahun juga sudah memasuki musim hujan sehingga bisa menjadi kendala dalam pembangunan konstruksi. Jadi, tak hanya intensitas pengerjaan yang dicapai, tapi kualitas dari bangunan juga harus diperhatikan sehingga tidak asal jadi. Itulah kenapa kami akan agendakan sidak ke lapangan,” kata politikus PDI Perjuangan ini.

Kepala Bidang Cipta Karya DPUPRKP Gunungkidul, Agus Subaryanto, mengatakan untuk paket pembangunan fisik di bidangnya sudah melalui proses lelang dan masuk ke tahapan pengerjaan. Ia optimistis semua dapat selesai tepat waktu. “Semua sudah on progress. Misalnya untuk pembangunan gedung sudah berjalan hingga sekarang, sedang untuk paket yang dibiayai dana alokasi khusus [DAK] sudah hampir selesai, salah satunya program pembuatan instalasi pengolahan limbah komunal,” kata Agus.