Jogja Fashion Week 2019 Kampanyekan Busana Ramah Lingkungan

Pembukaan Jogja Fashion Week 2019 di JEC, Rabu (30/20/2019). - Harian Jogja/Desi Suryanto
30 Oktober 2019 18:57 WIB Salsabila Annisa Azmi Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJAJogja Fashion Week (JFW) 2019 kembali digelar di Jogja Expo Centre (JEC) pada 30 Oktober sampai dengan 3 November 2019 dan di Hartono Mall pada 20 sampai dengan 23 November 2019. Peragaan busana kali ini mengangkat tema Sustainable Fashion Warna Indonesia.

Fashion show tersebut akan menampilkan busana berkonsep ramah lingkungan dari 75 desainer yang menggunakan bahan-bahan natural, serat alam, dan pewarna alam. Busana yang ditampilkan dalam misi kampanye ramah lingkungan ini dikaitkan dengan keberagaman kain wastra, baju daerah, adat dan budaya Indonesia yang beragam.

Asisten Sekretaris Daerah Pemerintahan dan Umum DIY Tavip Agus Rayanto yang menyampaikan sambutan Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengatakan JFW 2019 diharapkan menciptakan kampanye lingkungan berkelanjutan dan mendorong pengurangan limbah produk fashion dari hulu ke hilir.

“Jadi JFW 2019 bukan hanya untuk menunjukkan potensi fashion Jogja, tetapi juga untuk menunjukkan keramahan kita terhadap lingkungan melalui fashion,” kata Tavip dalam sambutannya di Pembukaan JFW 2019 di JEC, Rabu (30/10/2019).

Dalam JFW 2019,  busana karya desainer akan menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan akan berpadu dengan kain-kain lokal khas Jogja. Karya ini akan dilihat oleh wisatawan luar DIY. JFW 2019 diharapkan akan memperkuat citra Kota Jogja sebagai kota pariwisata berbasis budaya.

JFW 2019 di JEC akan dimeriahkan oleh serangkaian acara, mulai dari seminar, lomba desain hingga pameran produk. Setiap harinya di sesi malam akan ada gelaran fashion show.

Sementara itu, JFW 2019 di Hartono Mall lebih fokus pada peragaan busana. “Fashion show di Hartono Mall ada dua sesi, sore dan malam. Setiap malamnya ada guest designer. Sesi puncak akan ada men show, yaitu koleksi khusus pria,: ujar Philip Iswardono, Show Project Officer JFW 2019.