Proyek Tol Jogja-Bawen Mulai Dilelang Pekan Depan

Ilustrasi jalan tol. - JIBI/Nicolous Irawan
05 November 2019 21:27 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) akan memulai Prakualifikasi Pelelangan Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) ruas Jogja-Bawen sepanjang 77 kilometer (km) pada pekan depan.

Prakualifikasi untuk jalan tol Jogja-Bawen ini dilakukan oleh BPJT menyusul dimulainya prakualifikasi PPJT untuk ruas jalan tol Solo-Jogja-Bandara Kulonprogo sepanjang 93,4 km mulai sejak Senin (4/11/2019) kemarin.

Kepala BPJT Danang Parikesit mengatakan PPJT dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada badan usaha di luar konsorsium untuk terlibat berinvestasi.

“Ini tahapan prakualifikasi. Salah satu tahapan lelang adalah prakualifikasi. Intinya melakukan penyaringan awal investor,” katanya kepada Harian Jogja, Selasa (5/11/2019).

Seperti dikutip dari website Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pendaftaran prakualifikasi untuk ruas jalan tol Solo-Jogja-Kulonprogo akan berakhir hingga 3 Januari 2020. Proyek ini diperkirakan menelan investasi hingga Rp22,54 triliun. “Pekan depan kami akan umumkan Bawen Jogja. Bulan depan, kami umumkan yang Gedebage Tasik Cilacap,” katanya.

Danang mengatakan ruas tol Bawen-Jogja bersifat investasi penuh karena prakarsa Pemerintah Pusat. Adapun ruas tol Solo-Jogja-Kulonprogo diprakarsai badan usaha.

“Meskipun yang mengajukan ide pembangunan jalan tol Jogja-Solo badan usaha, bukan berarti tidak ada kompetitornya. Sebab tetap kami lelang. Badan usaha mana yang bisa memberikan tarifnya lebih murah, tentu akan ditetapkan sebagai pemenang tender oleh pemerintah,” katanya.