Houthi Serang Kilang Minyak Aramco, Arab Saudi Hadapi Ancaman Baru
Houthi mengaku menyerang kilang Saudi Aramco di Jazan dengan drone. Serangan terjadi setelah Arab Saudi meneken pakta pertahanan dengan Turki dan Pakistan.
Penampilan grup band Shoppinglist dalam Musik Malam TBY, Selasa (12/11/2019)./Istimewa-TBY
Harianjogja.com, JOGJA—Musik bisa menjadi media untuk menyampaikan kritik terhadap segala hal, termasuk wajah kota sebagai tempat para musikus berkarya. Salah satu contohnya adalah seperti yang ditampilkan dalam gelaran Musik Malam yang digelar di Panggung Terbuka Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Selasa (13/11/2019).
Dalam pergelaran musik yang rutin digelar oleh TBY itu, beberapa grup band tampil, di antaranya adalah Shoppinglist, Kota & Ingatan, Slipping Pills dan Jalan Pulang. Mereka tampil dengan keunikan masing-masing sesuai dengan tema Musik Malam TBY kali ini, yakni Membayangkan Kota.
Kurator Musik Malam TBY Heri Macan menjelaskan komposisi musik yang ditampilkan pada Selasa malam merupakan perpaduan antara pemusik dan melibatkan komunitas film. Tema yang diangkat, kata dia, adalah tentang persoalan kota, sehingga musik yang disajikan pun lebih didominasi dengan cerita kota dengan berbagai kenangannya. “Musiknya pop dan campuran, tetapi lebih dominan pop. Memang agak tematik dan saya dorong beberapa tampilan berbeda, di mana itu menampilkan suatu ingatan di setiap sudut kota,” ucap dia, Selasa.
Heri mengatakan objek cerita musik tersebut merupakan Kota Jogja karena seluruh musisi yang tampil berproses dari awal di Jogja sehingga mampu menuangkan dalam lirik yang sesuai dan bisa dinikmati.
Dalam tampilan selain suara, di panggung juga didukung sejumlah iringan visual yang menarik. “Kalau sekarang pelaku musik sudah mulai melakukan pergeseran seperti mengangkat tema tertentu seperti lingkungan, tata kota menjadi suatu sajian hiburan yang menarik,” katanya.
Dalam penampilan itu ada pesan yang ingin disampaikan tentang berbagai daya tarik kota Jogja dengan menyimpan banyak kenangan. Harapannya pengunjung tidak hanya terhibur namun lebih berkesan dan menambah memori tentang Jogja.
Keempat grup band yang tampil sengaja dipilih karena sesuai dengan tema yang diangkat. Namun Heri tidak memberikan pakem secara kaku, yang jelas musisi harus mampu mewakili semangat bermusik dahulu.
Pasalnya Musik Malam TBY harus tetap diangkat untuk memberikan semangat musisi lokal lainnya dalam berkarya. “Ada khas yang ditampilkan, jadi tidak sekedar manggung. Kalau sekedar pemanggungan dari grup band yang bagus saja, saya pikir ngapain juga di TBY. Artinya ada semangat berkarya melalui TBY ini dan seluruhnya memberdayakan kreativitas lokal,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Houthi mengaku menyerang kilang Saudi Aramco di Jazan dengan drone. Serangan terjadi setelah Arab Saudi meneken pakta pertahanan dengan Turki dan Pakistan.
Lionel Messi kembali ke Inter Miami usai sang ayah wafat, namun The Herons kalah dramatis 2-3 dari Leon di Leagues Cup 2026 dan tersingkir.
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te