Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Ilustrasi toleransi antar umat beragama./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL--Kepolisian Resor Bantul akan mengundang sejumlah pihak untuk mencari solusi atas kasus-kasus intoleransi yang terus terjadi di Bantul. Terakhir warga Dusun Mangir, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Bantul berusaha menghentikan upacara keagamaan yang digelar di salah satu warga dusun tersebut.
Polisi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Bantul berencana mengundang Forum Kerukunan Umat Beriman (FKUB) Bantul, Kementerian Agama Bantul, Dinas Kebduayaan, tokoh agama dan tokoh masyarakat. “Untuk mencari solusi tentang permasalahan tersebut yang tiap tahun berulang dan selalu mendapat respon negatif dari warga,” kata Kapolres Bantul, AKBP Wachyu Tribudi, saat dihubungi Rabu (13/11/2019).
Selain itu pihaknya melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) dan polsek juga terus berikan pembinaan ke warga masyarakat, “Bila menjumpai hal serupa laporkan kepada pihak yang berwenang, hal ini guna mencegah warga melakukan hal- yang tidak diinginkan,” kata Wachyu.
Kasus penghentian upacara kegamaan yang digelar Utiek Suprapti dari Paguyuban Padma Buwana di Dusun Mangir Lor dihentikan oleh warga dan polisi. Upacara untuk mendoakan leluhur Ki Ageng Mangir yang diikuti puluhan orang dari berbagai akama dan keyakinan tersebut sedianya digelar dua sesi, namun hanya satu sesi karena dihentikan polisi dengan alasan demi keamanan atas desakan warga.
“Upacara ini sebenarnya mendoakan leluhur setahun sekali atau istilahnya haul yang rutin digelar sudah ketujuh kali,” kata Ananda Ranu Kumbolo, anak dari Utiek Suprapti,
Nanda mengatakan upacara dengan berbagai sesaji itu awalnya berjalan dengan baik sejak pukul 13.00 WIB yang diisi dengan doa-doa. Disela-sela acara, warga berkumpul di sekitar jalan masuk lokasi acara dan mencegat tamu-tamu yang akan datang ke lokasi upacara. Tamu-tamu tersebut datang dari berbagai daerah, ada dari Kediri, Jambi, dan Semarang.
Kemudian sekitar pukul 15.00 WIB datang Kapolsek Pajangan AKP Sri Basaria dan menyampaikan keberatan warga atas upacara keagamaan tersebut dan menganggap masyarakat sudah tidak kondusif. Kapolsek meminta panitia acara untuk menyudari prosesi upacara keagamaan. Kapolsek juga menunggu prosesi upacara sesi pertama sampai selesai. Panitia akhirnya menyudari acara dan tidak melanjutkan upacara sesi kedua.
Menurut Nanda upacara mendoakan leluhur itu sudah rutin digelar dan selalu mengundang tamu dari luar Bantul. Pihaknya juga sudah memberitahukan acara tersebut kepada warga, pengurus RT hingga kepolisian. Pihak RT02 sudah mengizinkan karena tetangga kanan kiri sudah tdiak mempersoalkan.
Namun izin terganjal di pihak dukuh, “Alasannya katanya karena ingin mengayomi masyarakat karena banyak yang tidak setuju,” ujar Nanda.
Utiek Suprapti menambahkan bukannya tidak mau mengurus izin rumah ibadah, namun upayanya selama ini kandas karena tidak mendapatkan persetujuan dari tingkat dukuh. Ia merasa diperlakukan tidak adil, “Pemerintah mihak kepada warga yang dianggap tidak menyukai tempat dan kegiatan kami. Saya asli sini lahir disini,” uungkap Utiek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Brad Bird menolak Ratatouille 2 meski didorong Pixar. Sutradara sebut cerita sudah selesai dan tak ingin dipaksakan.
Gelombang panas ekstrem di Eropa kini jadi ancaman ekonomi serius. Jerman diprediksi menanggung kerugian terbesar hingga 2030.
Nickelodeon rayakan Hari SpongeBob 14 Juli dengan event global, maraton episode, hingga konten baru di Roblox dan YouTube.
Survei tunjukkan kepercayaan publik ke Prabowo tembus 74%. Qodari tegaskan pemerintah tak berpuas diri dan tetap evaluasi kinerja.
Kemenhub siapkan 39 bandara baru untuk memperkuat konektivitas nasional dan dorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.