Advertisement

Duh, Mulai Masuk Musim Hujan, EWS Tanah Longsor di Prambanan Malah Hilang Digondol Orang

Fahmi Ahmad Burhan
Jum'at, 15 November 2019 - 18:37 WIB
Arief Junianto
Duh, Mulai Masuk Musim Hujan, EWS Tanah Longsor di Prambanan Malah Hilang Digondol Orang Ilustrasi EWS yang terpasang di samping Sungai Gendol, Desa Sindumartani, Kecamatan Ngemplak, Sleman. - Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Tak hanya peranti sistem peringatan dini (EWS) di lereng Merapi yang hilang lantaran dicuri, satu unit EWS tanah longsor pun bernasib sama. Padahal musim hujan yang sudah di depan mata berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, salah satunya tanah longsor.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Makwan mengatakan mengatakan satu unit EWS tanah longsor yang hilang tersebut berada di Kecamatan Prambanan. Total, kata dia, ada tiga EWS tanah longsor yang dipasang oleh BPBD Sleman, sedangkan lainnya dipasang oleh BPBD DIY. “Total [EWS tanah longsor] yang kami pasang ada tiga, satu unit hilang dicuri orang. Kalau yang dipasang BPBD DIY ada 30 unit,” ucap dia, Jumat (15/11/2019)

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Padahal untuk meminimalkan dampak bencana hidrometeorologi, keberadaan EWS tersebut terbilang vital. Peranti yang disebut dengan ekstensometer itu bisa mendeteksi secara dini pergerakan tanah yang nantinya akan memicu bunyi sirine.

Dia menjelaskan potensi longsor ada di beberapa wilayah di Kabupaten Sleman dengan tingkat elevasi dan kemiringan curam. Beberapa kecamatan yang mempunyai potensi longsor cukup tinggi dibanding wilayah lain di Sleman antara lain Kecamatan Prambanan, Pakem, dan Cangkringan.

Selain potensi bencana longsor, pada musim hujan, bencana hidrometeorologi lainnya juga berpotensi terjadi. "Kalau berkaitan dengan angin kencang, masyarakat harus waspada, itu (angin kencang) semua wilayah mempunyai potensi sama. Kalau banjir karena drainase ada di wilayah perkotaan, seperti Depok dan Mlati," ujar Makwan.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Awan Panas Semeru Masih Keluar, BPBD Lumajang Tetapkan Masa Tanggap Darurat 14 Hari

News
| Senin, 05 Desember 2022, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement