Ilustrasi jalan tol./JIBI-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, SLEMAN-Rencana pembangunan tol solo-Jogja-YIA dan Jogja-Bawen disambut antusias oleh warga Sleman. Warga mulai menyiapkan kelengkapan dokumen tanah.
Kepala Desa Purwomartani, Kalasan, Sleman Semiono mengatakan masyarakat beberapa waktu terakhir sudah mulai mengurus dokumen legalitas tanah seperti letter c, izin, maupun sertifikat tanah. Terutama tanah warga yang kemungkinan terkena proyek tol.
"Sebagian sudah mengurus, khususnya masyarakat Dusun Bayen, secara kolektif sudah ngurus IMB," katany, Senin (18/11/2019).
Di sisi lain pemerintah desa Purwomartani terpaksa harus gigit jari terkait dengan rencana pembangunan rest area yang digadang-gadang akan dilaksanakan di wilayah Purwomartani.
"Ndak boleh, padahal saya sudah mimpi ada rest area, padahal tadi saya sudah usul, alasannya karena sudah banyak entry exit," kata Semiono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.