24 Truk Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Boyolali
Sebanyak 24 truk operasional Koperasi Desa Merah Putih tiba di Boyolali dan mulai dibagikan kepada pengurus KDMP.
Salah satu narasumber memaparkan materinya dalam Pendampingan Desa Wisata di kawasan Desa Wisata Krebet, Desa Sendangsari, Kecamatan Panjangan, Bantul, Selasa (19/11/2019)./Harian Jogja-Kiki Luqmanul Hakim
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwsata (Dispar) DIY bekerja sama dengan Pokdarwis Desa Wisata Krebet menggelar Pendampingan Desa Wisata di kawasan Desa Wisata Krebet, Desa Sendangsari, Kecamatan Panjangan, Bantul, Selasa (19/11/2019). Pendampingan ini dilakukan untuk memajukan Krebet sebagai salah satu destinasi wisata yang unggul di DIY.
Kepala Bidang Destinasi Wisata Dispar DIY, Wardoyo, mengatakan pendampingan desa wisata ini diikuti 80 peserta yang dibagi menjadi tiga kelas, yakni kelas A, B dan C. “Di kelas A kami bahas tentang bagaimana pengelolaan desa wisata, seperti pengelolahan sampah dan juga cara memunculkan inovasi baru agar para pengunjung yang kesini tidak bosan untuk datang lagi,” katanya kepada Harian Jogja, Selasa.
Adapun di kelas B, dibahas soal materi tentang pengelolaan homestay. “Selain itu ada juga praktik memasak dengan chef profesonal. Kuliner dan homestay memang jadi poin yang sangat penting bagi perkembangam desa wisata,” ucap Wardoyo.
Di kelas C yang diikuti oleh anak muda setempat, lebih banyak membicarakan tentang pemasaran serta penjenamaan desa wisata. Dalam acara tersebut Dispar DIY menghadirkan sejumlah praktisi wisata serta akademisi dari Pusat Studi Pariwisata UGM.
Ketua Pokdarwis Desa Wisata Krebet, Agus Jati Kumara mengaku memerlukan pendampingan secara intens. Pasalnya di Krebet, diakui dia, masih banyak warga yang belum tahu persis bagaimana cara mengelola destinasi wisata. “Kami sangat berterimakasih kepada Dispar DIY yang telah memberikan pembekalan. Sejujurnya kami sangat butuh lebih banyak lagi tentang ilmu seperti ini. Tadi ada pembekalan tentang homestay, pengelolaan desa wisata, hingga soal promosi di media sosial,” katanya.
Menurut dia, ketga materi itu sangat berguna. Dia berharap nantinya Desa Krebet bisa turut berkontribusi menambah angka kunjungan wisata di DIY, khususnya di Bantul sendiri. “Selain itu dengan adanya acara ini saya berharap para warga mampu lebih bergotong-royong lagi untuk bisa lebih berkembang lagi,” ucap Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 24 truk operasional Koperasi Desa Merah Putih tiba di Boyolali dan mulai dibagikan kepada pengurus KDMP.
Selandia Baru umumkan skuad Piala Dunia 2026 hasil seleksi 3 tahun. Kombinasi pemain senior dan muda siap beri kejutan.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Lonjakan penumpang kereta saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus capai 778 ribu tiket. Jogja jadi tujuan favorit masyarakat.
Polisi gerebek rumah di Bantul yang diduga jual miras oplosan. Lima botol disita, operasi terus digencarkan tekan peredaran ilegal.
Ilmuwan China berhasil kloning 6 kambing perah super dengan produksi susu tinggi. Terobosan ini percepat pembiakan dan dukung ketahanan pangan.