Pemdes Diminta Rahasiakan Identitas Warga Terdampak Proyek Tol Jogja

Ilustrasi jalan tol. - JIBI/M. Ferri Setiawan
22 November 2019 21:57 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Guna mencegah spekulan tanah beraksi di proyek tol Jogja, Pemdes setempat diminta merahasiakan identitas warga terdampak proyek jalan tol.

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY Krido Suprayitno, mengatakan tim persiapan telah menyusun jadwal sosialisasi bagi warga yang terkena dampak proyek jalan tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen.

Undangan sosialisasi bagi warga terdampak juga sudah disiapkan namun belum dibagikan. "Undangan masih di pemerintah desa tapi belum disebar," kata Krido, Jumat (22/11/2019).

Krido menambahkan, strategi tersebut merupakan salah satu langkah untuk mencegah aksi spekulan tanah. Kepala desa yang sudah memperoleh data by name dan by address warganya yang terkena imbas proyek tol juga diminta agar menjaga kerahasiaan dokumen itu.

"Mereka dilarang menduplikasi demi menghindarkan perbuatan oknum yang tidak bertanggung jawab," ungkapnya.

Kepala desa yang wilayahnya terdampak tol dan telah hadir pada sosialisasi yang digelar Senin (18/11) lalu di aula Setda Sleman juga telah mendapatkan dokumen yang berisi informasi detail nama dan alamat warga terdampak.

"Dokumen itu juga memuat luasan lahan, dan status kepemilikan. Kami optimitis dokumen itu tidak akan bocor. Tujuan diberikan data itu untuk memberi pelayanan kepada masyarakat supaya informasinya akurat, dan tidak terjadi multitafsir," jelas Krido.