Viral Koperasi Merah Putih Wonogiri di Tengah Hutan, Ini Faktanya
Video Koperasi Merah Putih Wonogiri viral disebut berada di tengah hutan. Camat Kismantoro menegaskan gerai dekat permukiman warga.
Bupati Bantul bubarkan kontingen Porda XV 2019 pada Sabtu (23/11/2019). /Harian Jogja-Kiki Luqmanul Hakim
Harianjogja.com, BANTUL – Pemerintah Kabupaten Bantul membubarkan Kontingen PORDA XV 2019 Bantul, pada Sabtu (23/11/2019) pukul 08.00 WIB di Kompleks Parasamya, Bantul. Bupati Bantul, Suharsono mengatakan pihaknya tidak keberatan jika tahun ini Bantul tidak mendapat juara umum.
“Tidak masalah di tahun ini kami tidak dapat juara umum, di dalam suatu komepetisi menang kalah itu biasa, yang terpenting adalah bagaimana di porda selanjutnya kami bisa ikut serta lagi dan berusaha lebih baik lagi,” katanya ketika ditemui di sela-sela acara.
Hal penting lainnya, menurut Suharsono, yakni Bantul tidak melibatkan orang luar daerah dalam kompetisi tersebut. Semua atlet adalah warga setempat. “Kalah dengan usaha sendiri itu lebih baik dibandingkan dengan menang tapi atletnya bukan asli Bantul semua,” tambahnya.
Untuk meningkatkan prestasi para atlet yang terlibat, lanjutnya, Pemkab akan membangun sejumlah fasitilias seperti kolam renang dan tempat latihan atlet cabang olahraga lain. Bupati berharap wacana itu akan segera terealisasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Video Koperasi Merah Putih Wonogiri viral disebut berada di tengah hutan. Camat Kismantoro menegaskan gerai dekat permukiman warga.
Harga Pertamax naik jadi Rp16.250, pemerintah akui ada pergeseran ke Pertalite namun belum berdampak besar pada subsidi.
Fête de la Musique 2026 digelar di Jogja, hadirkan musisi emerging dan perkuat kolaborasi budaya Indonesia–Prancis.
UGM teliti fenomena api di Seyegan Sleman, analisis georadar dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan gas dalam retakan tanah.
Kejagung geledah kasus korupsi MBG di Jakarta dan Bandung, 4 tersangka termasuk pejabat BGN, bukti elektronik disita.
Pemerintah bangun 100 Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 untuk pemerataan pendidikan, termasuk di IKN dan berbagai daerah.