Suharsono Klaim Sudah 4 Orang yang Ingin Mendampinginya di Pilkada Bantul

Suharsono - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
11 November 2019 20:27 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Bupati Bantul Suharsono menyatakan dirinya bakal maju dalam Pilkada Bantul 2020 untuk kembali menjadi bupati di periode kedua. Ia bahkan mengklaim mengantongi banyak dukungan. Menurut dia, sudah ada empat orang yang ingin mendampinginya sebagai bakal calon wakil bupati.

“Tetapi namanya saya rahasiakan dulu,” kata Suharsono dalam Rapat Koordinasi Komprehensif Pengawasan Pilakda dan Jaga Warga di Parasamya, Senin (11/11/2019).

Ia masih berharap pada Abdul Halim Muslih yang kini menjadi wakilnya untuk kembali mendampinginya. Suharsono sudah bertanya kepada Halim dan Halim menjawab ingin maju sendiri sebagai calon bupati, “Mau maju sendiri mangga saya tidak punya hak melarang, kalau mau sabar mari melanjutkan,” ucap Suharsono.

Saat ini, Suharsono akan fokus mencari pendamping. Gerindra yang menjadi partai pengusungnya tengah membuka penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati. Sudah ada tujuh nama yang bakal mendaftar.

Sementara, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sudah mengunci lima kandidat bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul pada Pilkada 2020 mendatang. Kelima nama tersebut sudah diserahkan kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP DIY dan DPP untuk mendapatkan rekomendasi.

“Sekarang tinggal menunggu rekomendasi DPP,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Bantul, Joko B Purnomo, di sela-sela Kampanye Sadar Wisata di Balai Desa Panjangan, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Bantul, Senin (11/11/2019).

Lima nama yang diusulkan sebagai bakal calaon bupati dan wakil bupati Bantul yang akan diusung PDIP tersebut adalah Joko Purnomo, Bambang Wisnu Handoyo yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) DIY, Agus Santoso, dan Kompol Kusilah yang masih menjadi anggota Polri di Polres Bantul, serta Abdul Halim Muslih yang saat ini menjadi Wakil Bupati dan Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).