Advertisement

Halaman SDN Kokap Longsor Dini Hari, Bangunan di Bawahnya Rusak Parah

Khairul Ma'arif
Senin, 19 Januari 2026 - 21:07 WIB
Jumali
Halaman SDN Kokap Longsor Dini Hari, Bangunan di Bawahnya Rusak Parah Tanah Longsor / Ilustrasi Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO—Halaman SD Negeri Kokap, Kabupaten Kulonprogo, yang sebelumnya mengalami amblas kini benar-benar longsor dan menimpa bangunan di bawahnya. Peristiwa ini diduga kuat dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang terus mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Longsor terjadi pada Senin (19/1/2026) dini hari dan terekam kamera pengawas sekolah. Tanah yang sebelumnya amblas akhirnya runtuh setelah lapisan tanah terkikis air hujan dan talud penyangga tidak lagi mampu menahan beban.

Advertisement

Kepala SDN Kokap, Surohim, menyampaikan longsor terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.

“Kondisi SDN Kokap hari ini tadi pagi jam 5 tanah amblas kemarin menjadi tanah longsor dan longsorannya mengenai Ruang Aula Eks UPTD Kapanewon Kokap. Untuk itu efek longsor tidak hanya dari sekolah, tetapi juga mengenai bangunan lainnya,” katanya kepada wartawan, Senin (19/1/2026).

Ia menjelaskan, dampak longsor menyebabkan bangunan eks UPTD Kapanewon Kokap mengalami kerusakan serius. Sejumlah pilar bangunan patah, jendela roboh, dan kondisi struktur dinilai sudah sangat mengkhawatirkan.

“Bangunan sementara sudah dikondisikan, terutama alat dan asetnya telah diamankan,” ujarnya.

Akibat kondisi kedaruratan tersebut, aktivitas belajar mengajar di SDN Kokap tidak dapat berlangsung normal. Siswa sempat masuk sekolah, namun pihak sekolah memutuskan memulangkan seluruh peserta didik lebih awal.

“Pembelajaran siswa kelas I sampai VI dipulangkan pukul 10.00 WIB karena kondisi kedaruratan yang cukup berbahaya. Solusi pembelajaran berikutnya kami koordinasi dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo,” tambah Surohim.

Kondisi longsor ini juga memicu kekhawatiran para wali murid terhadap keselamatan anak-anak mereka. Hingga kini, pihak terkait masih melakukan kajian untuk memastikan keamanan lingkungan sekolah.

Selain menimpa bangunan di bawahnya, longsoran tanah dari halaman sekolah turut merusak sejumlah fasilitas di lingkungan SDN Kokap.

“Bangunan SDN Kokap ikut longsor seperti UKS, dapur, dan area parkir, selain juga mengenai bangunan eks UPTD Kapanewon Kokap,” ungkap Surohim.

Ia menegaskan, penyebab utama longsor adalah hujan yang turun secara terus-menerus selama dua hari terakhir sehingga melemahkan struktur tanah.

Sementara itu, Kepala BPBD Kulonprogo, Setiawan Tri Widada, mengatakan pihaknya telah melakukan asesmen di lokasi kejadian.

“Langkah-langkah yang akan diambil tadi dipertimbangkan, semacam relokasi ke SD sebelahnya yang lama karena di situ lebih aman,” jelasnya.

BPBD masih menghitung risiko lanjutan dan merumuskan penanganan yang paling aman untuk mencegah kejadian serupa serta memastikan keselamatan warga sekolah dan lingkungan sekitar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

OTT Wali Kota Madiun, KPK Amankan ASN hingga Pihak Swasta

OTT Wali Kota Madiun, KPK Amankan ASN hingga Pihak Swasta

News
| Senin, 19 Januari 2026, 19:47 WIB

Advertisement

Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai

Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai

Wisata
| Senin, 19 Januari 2026, 18:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement