Prediksi El Clasico Barcelona vs Madrid, Blaugrana Siap Kunci Gelar
Barcelona hanya butuh satu poin saat menjamu Real Madrid di El Clasico untuk memastikan gelar juara Liga Spanyol 2025-2026.
Para pengemudi becak motor (betor) mendorong Betor mereka keluar dari halaman Kantor Gubernur DIY setelah tuntutan mereka dipenuhi, Rabu (26/9/2018)/Harian Jogja-Irwan A. Syambudi
Harianjogja.com, JOGJA--Keberadaan becak motor (Betor) bakal ditindak tegas setelah becak listrik diproduksi massal dan efektif beroperasi di Jogja.
Kepala Dinas Perhubungan DIY Sigit Sapto Raharjo mengatakan bakal memproduksi secara massal becak listrik setelah mendapatkan legalitas dari pusat.Produksi becak listrik secara massal bakal dimulai 2020.
Pihaknya akan mematangkan lebih dahulu bersama instansi terkait, seperti kepolisian, Pemerintah Kota Jogja. Pihaknya mengapresiasi DPRD DIY yang sudah meminta Dinas Perhubungan untuk segera menyiapkan anggaran kelanjutan di 2020. “Untuk membuatnya itu kan butuh biaya, nah biayanya itulah yang baru kami pikirkan dan dikoordinasikan,” terangnya kepada Harianjogja.com, Rabu (27/11/2019).
Menurutnya, jika produksi becak listrik tersebut sudah dilakukan maka diharapkan pengemudi becak motor segera beralih. Jika mekanisme pergantian ini sudah berjalan namun masih ditemukan becak motor beroperasi maka aparat akan melakukan tindakan tegas.
“Biyen alasane wis ra kuat ngayu [tidak kuat mengayuh], sekarang akan diberikan tenaga penguat, tentu akan ditindak ketika kami sudah berikan solusi tetapi mereka masih menggunakan becak motor,” ujarnya.
Ketua Paguyuban Becak Motor Yogyakarta (PBMY) Parmin mengatakan secara umum para pengemudi becak motor setuju dengan rencana pemerintah untuk penggantian ke becak listrik. Tetapi ia meminta agar dilakukan uji coba dan para pengemudi difasilitas untuk menggunakan lebih dahulu. Selain itu, ia berharap becak tersebut mudah untuk diperbaiki, onderdil tidak mahal dan ramah lingkungan.
“Tetapi kalau itu menyulitkan kami seperti misalnya harga mahal, onderdil mahal, susah dicari misalnya, itu enggak bisa kami terima,” jelasnya.
Ia mengakui saat ini ada dua pengemudi yang melakukan uji coba penggunaan becak listrik hasil kajian UGM dan Pemda DIY, tetapi pihaknya belum sepenuhnya menerima. Karena masih ada beberapa kelemahan, seperti aki satu unit bisa mencapai Rp400.000, hal itu sangat memberatkan. “Kami kan ekonomi lemah, beli harga kaki seharga itu tentu sudah berat,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Barcelona hanya butuh satu poin saat menjamu Real Madrid di El Clasico untuk memastikan gelar juara Liga Spanyol 2025-2026.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.