Peringati HKN, Puskemas Kasihan Gelar Berbagai Kegiatan

Pembacaan Deklarasi Zero AKI dan juga Zero AKB pada perayaan Hari Kesehatan Nasional, Minggu (1/12/2019).- Harian Jogja - Kiki Luqmanul Hakim.
02 Desember 2019 06:47 WIB Media Digital Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Guna merayakan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 Puskemas Kasihan 1 deklarasikan Zero AKI (Angka Kematian Ibu) dan juga Zero AKB (Angka Kematian Bayi).

Deklarasi yang berlangsung di Halaman Balai Desa Tamantirto, Minggu (1/12/2019) itu dihadiri Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Bantul, Fauzan.

"Acara ini mengangkat tema Generasi Sehat Indonesia Unggul. Awalnya acara dibuka oleh bapak Camat Kec kasihan Danang irwanto, dan juga di hadiri oleh istri Bupati Bantul sama Kepala Bidang Kesehatan masyarakat Dinkes Bantul, Fauzan," kata Kepala Puskesmas Kasihan 1, Bantul, Ratna Ikawati.

Ia juga menjelaskan selain deklarasi acara ini juga dimeriahkan oleh lomba senam cerdik, pemberian reward bagi dusun bebas 4 masalah kesehatan serta pemberian reward lomba administrasi posyandu balita dan lansia.

"Setelah itu langsung deklarasi deklarasi STBM[sanitasi total berbasis masyarakat], dekalrasi zero AKI [angka kematian ibu] lalu zero AKB [angka kematian bayi]," jelas Ratna.

Sebelumnya, Puskemas Kasihan 1 juga mengadakan deklarasi penggalakan pemeriksaan IVA sebagai deteksi dini kanker leher rahim bagi wanita. Kegiatan yang digelar 26 November lalu itu dihadiri Istri Bupati Bantul, Erna Soeharsono. Pemeriksaan IVA ini mencapai sasaran 115 kader. Selain itu, juga dilakukan deklarasi pencegahan dan penanggulangan stunting.

Menurutnya dengan rangkaian acara tersebut mampu menggugah masyarakat untuk hidup sehat dalam segi lingkungan dan juga segi kesehatan tubuh.

"Harapan acara tersebut juga utk memotivasi dan memberikan reward bagi kader kesehatan yang sudah menjadi duta2 kesehatan di wilayahnya dlm mengupayakan masyarakat sehat. Sedangkan sasaran kegiatan ini adalah kader posyandu, lintas sektor desa bangunjiwo Dan tamantirto Serta kepala dukuh di dua desa ini," ujarnya. (ST 16)