Astrid Widayani Raih Penghargaan Darma Bakti di Hari Pramuka ke-65
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Salah satu pedagang berjualan di Pasar Denggung, Jumat (12/5/2019)./Harian Jogja-Yogi Anugerah
Harianjogja.com, SLEMAN—Tahun depan, sebanyak tiga pasar tradisional di Kabupaten Sleman bakal direvitalisasi. Untuk itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman telah menyiapkan anggaran sebesar Rp6,1 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih mengatakan ketiga pasar tradisional yang akan direvitalisasi itu berada di sejumlah kecamatan. Ketiganya adalah Pasar Ngino, Desa Margoagung, Kecamatan Seyegan; Pasar Jangkang, Desa Widodomartani, Kecamatan Ngemplak; dan Pasar Sambilegi, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok.
Adapun secara keseluruhan, kata dia, di Kabupaten Sleman ada 41 pasar tradisional yang tersebar di 17 kecamatan se-Sleman serta 31 pasar desa. "Kami akan terus berupaya merevitalisasi pasar-pasar tradisional, karena dari 41 pasar tradisional masih banyak yang harus terus dibenahi," kata dia di sela-sela peresmian pusat kulakan ponsel di Pasar Prambanan, Jumat (6/12/2019).
Dia menjelaskan ada sejumlah pertimbangan yang mendasari pasar-pasar tersebut harus direvitalisasi. Selain dinilai tidak mampu menampung jumlah pedagang, kondisi bangunan juga dinilai sudah memadai. Pihaknya tetap akan mempertahankan ciri khas masing-masing pasar. "Kami masih akan mendesain pasar-pasar tersebut sesuai dengan kearifan lokal," katanya.
Selain merevitalisasi pasar, dinasnya juga akan memberikan sarana dan prasarana untuk melengkapi keberadaan pasar tersebut. Misalnya, fasilitas umum yang berada satu lokasi dengan pasar agar pembeli dan pedagang menjadi nyaman. "Nanti pasar pasar tersebut akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti musala," katanya.
Tak hanya renovasi fisik, Pemkab juga akan melakukan berbagai langkah untuk mengubah pengelolaan manajeman pasar tradisional menjadi pasar modern. Diharapkan dengan adanya perubahan tersebut, masyarakat bisa lebih nyaman saat berbelanja ke pasar tradisional. "Jika nanti pasar direnovasi bagaimana pedagang bisa menyajikan dagangannya dengan baik," katanya.
Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DPRD Sleman, Nurhidayat mengatakan pasar tradisional merupakan urat nadi perekonomian warga Sleman. Dia berharap, jika revitalisasi pasar dilakukan tidak menganggu aktivitas para pedagang. "Oleh karenanya, Pemkab sementara bisa memindahkan pedagang ke pasar darurat yang ada di dekat pasar. Memilih rekanan yang benar-benar qualified agar tidak sampai putus kontrak," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 30 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jam berangkat dari Palur hingga tiba di Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.