Tangan Korban Dicelurit hingga Urat Putus, Begini Kebrutalan Terduga Pelaku Klithih di Balirejo Jogja

Ilustrasi. - JIBI/Solopos
08 Desember 2019 20:57 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Kasus kejahatan jalanan yang diduga dilakukan sekelompok pelaku klitih di daerah Balirejo, Jogja sungguh brutal. Selain melukai kepala korban, urat tangan korban juga putus akibat sabetan celurit. Beruntung nyawa korban selamat.

Adapun terduga pelaku klitih yang telah diringkus polisi Polsek Umbulharjo  pada Kamis (5/12/2019) sekitar pukul 17.00 WIB itu yakni, AM, NS dan IN, yang beraksi pada Minggu (10/11/2019) lalu di Jalan Balirejo, Muja Muju. Aksi ketiganya mengakibatkan korban, Muhammad Awan Saktiyono, luka berat.

Kapolsek Umbulharjo, Kompol Alaal Prasetyo, menjelaskan pengungkapan kasus ini merupakan pengembangan kasus penganiayaan yang terjadi di Jalan Ireda, Gondomanan pada Minggu (1/12/2019) lalu. "Ada kaitannya dengan genk Konco Salawase, yang sementara diduga genk sekolah," ujarnya, Minggu (8/12/2019).

Kejadian bermula ketika korban bersama dua temannya, Daniel Butar Butar dan Khoirul Anam berboncengan dalam satu motor matik ditemani teman korban lainnya, hendak pulang ke indekos dari kafe di daerah Sorowajan melewati Jalan Balirejo, Muja Muju, sekitar pukul 01.45 WIB.

Pada saat bersamaan, ketiga pelaku yang juga berbonceng tiga dalam satu motor supra melintas di Jalan Balirejo menuju selatan arah SGM. Para pelaku pun mendekati korban dan menanyakan daerah asli korban. "Tidak ada motif, pelaku hanya merasa korban menghalangi jalannya," kata Kompol Alaal.

Setelah ditanyai, korban pun menjawab bahwa dia asli Jogja, sementara Daniel menjawab orang kampus. Lalu pelaku menyalip dan memepet motor korban hingga motor korban berhenti. Melihat AM membawa celurit, Daniel dan Khoirul Anam lari ketakutan, sementara korban masih di motor sendirian.

Setelah berhadapan, AM membacokkan celuritnya pada korban dan mengenai kepala bagian atas hingga banyak mengeluarkan darah. Korban pun menutupi kepalanya dengan kedua tangannya. Tapi AM terus membacokkan cluritnya dan mengenai sikut, lengan dan pergelangan tangan kanan, serta pergelangan dan sikut kiri korban.

Korban berteriak minta ampun kemudian mundur meninggalkan motornya ke arah utara sembari minta pertolongan warga setempat. Sayangnya waktu itu kondisi sepi sehingga tidak ada pertolongan. Setelah itu pelaku meinggalkan korban pergi ke arah selatan.

Korban pun ditolong oleh kedua temannya yang berada di belakang karena ketakutan. Mereka lantas membawa korban ke Rumah Sakit Hidayatullah. Setelah dipindahkan ke RSUP Sardjito, korban dioperasi karena di pergelangan tangan kanan dan kirinya ada urat yang putus. Kompol Alaal mengungkapkan kondisi korban saat ini sudah membaik dan berada di Tangerang.