Gempa M5,4 Guncang Cilacap, Getarannya Terasa hingga Jogja
Gempa M5,4 mengguncang Cilacap saat salat Jumat. Getaran dirasakan hingga Jogja dan BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Ilustrasi jalan tol/JIBI-Bisnis Indonesia-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, JOGJA—Lalu lintas di Ring Road sekitar Monumen Jogja Kembali (Monjali) kemungkinan berubah karena Tol Jogja-Solo yang semula akan dibangun melayang (elevated) diubah menjadi di bawah seperti jalan biasa (at grade). Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Tol Jogja-Solo menyiapkan berbagai skema perubahan, seperti melebarkan badan jalan atau membuat jalan baru agar mobilitas khalayak yang tidak lewat di tol tidak terganggu.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker PJBH Tol Jogja-Solo Totok Wijayanto mengatakan perubahan desain menyebabkan kebutuhan lahan tambah luas. Ring Road Monjali kemungkinan akan tergusur dan diganti menjadi jalan bebas hambatan. Sementara, fungsi Ring Road sebagai jalan umum harus dipertahankan. Jalan yang ada sekarang akan dilebarkan. Perluasan akan dilakukan di kiri dan kanan Ring Road.
Totok mengumpamakan desain elevated hanya butuh hanya tanah 10 meter, sedangkan at grade bertambah jadi 20 meter.
“Gambar masih didesain, gambar desain sempurnanya kami belum lihat, mungkin pekan depan desainnya bisa kami peroleh. Mungkin menambah pembebasan lahan, dulunya kena 10 meter mungkin jadi 20 meter, seperti itu,” katanya melalui sambungan telepon, Rabu (18/12/2019).
Selain itu, konsekuensi yang harus diterima adalah membuat jalan pengganti dari Ring Road. Ring Road pengganti bisa dibangun di sebelah kiri dan kanan tol.
“Konsekuensinya memindah jalan [Ring Road] atau dibuatkan [jalan baru di sebelah kiri dan kanan tol,” ujarnya.
Panjang tol yang memakai Ring Road sekitar dua kilometer dari sebelum masuk ke perempatan Monjali sepanjang satu kilometer dan setelah perempatan juga satu kilometer.
“At grade hitungan biayanya enggak jauh berbeda, cuma lebih memang mahal elevated, tambahnya pembebasan lahan, dibandingkan dengan biaya penggantian lahan masih mahal konstruksinya [elevated],” ucapnya.
Ia memastikan titik yang batal elevated di wilayah DIY hanya kawasan simpang empat Monjali, sedangkan yang lain masih sesuai perencanaan.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merevisi desain tol Jogja-Solo yang melintas di sepanjang Ring Road Monjali dari semula melayang (elevated) menjadi di bawah seperti jalan biasa (at grade). Pertimbangannya adalah faktor estetika dan keselamatan lalu lintas.
Wijayanto mengatakan perubahan desain tol di kawasan Monumen Jogja Kembali (Monjali) saat ini masih digodok. Ia belum mendapatkan salinan perubahaan desain karena masih berada di pusat. Menurutnya, ada beberapa pertimbangan perubahan desain itu, antara lain terkait keselamatan lalu lintas. Selain itu Totok mengaku ada pertimbangan khusus, termasuk dari sisi estetika. Namun, ia enggak menjelaskan detailnya.
“Sebetulnya itu dulu elevated, kemudian ada pertimbangan estetika, pertimbangan ini, diminta untuk diturunkan ya kami turunkan, sebetulnya itu estetika, utamanya estetika. Saya belum tahu persisnya, tetapi biasanya orang Jogja yang lebih paham soal ini, biasanya lebih istimewa daerah tertentu yang memang kuat,” katanya melalui sambungan telepon, Rabu (18/12/2019).
Kawasan Monjali merupakan salah satu titik garis imajiner Jogja yang dimulai dari Gunung Merapi, Tugu Pal Putih, Panggung Krapyak, Kraton hingga Laut Selatan.
“Saya tidak persisnya, orang Jogja lebih paham.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M5,4 mengguncang Cilacap saat salat Jumat. Getaran dirasakan hingga Jogja dan BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 6 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap hingga tiba di Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 6 September 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam keberangkatan dan tarif Rp8.000.
Berikut 12 mobil Jepang yang dikenal irit BBM di Indonesia, mulai dari Brio, Ayla, Sigra hingga Yaris Cross Hybrid dan Innova Zenix Hybrid.
Bappenas dan Dewan Pers memperkuat sinergi untuk membangun ekosistem pers BEJO’S sebagai mitra strategis pembangunan nasional.
Sejumlah reklame di Sleman ditutup karena belum membayar pajak. Penertiban sejak Juli 2026 mulai mendorong pemilik reklame melunasi kewajibannya.