Wisatawan di Sleman Bakal Terkonsentrasi di Kaliurang dan Tebing Breksi

Pengunjung saat menikmati landscape alam di Taman Tebing Breksi di Desa Sambirejo, Kecamatan. Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (15/7/2019). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
22 Desember 2019 06:27 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman memprediksi konsentrasi wisatawan pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan berada di Kaliurang (termasuk Kaliadem) di kawasan Utara Sleman, dan di Tebing Breksi (termasuk beberapa candi) di kawasan Timur Sleman.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Sudarningsih mengatakan jika selain kedua lokasi tersebut, Studio Alam Gamplong yang terletak di kawasan Barat Sleman juga telah menjadi magnet baru kunjungan di Kabupaten Sleman pada beberapa bulan terakhir.

"Pada libur nataru kali ini, ditargetkan 500.000 - 525.000 wisatawan akan mengunjungi Kabupaten Sleman," ujar Sudarningsih, Sabtu (21/12/2019).

Terkait dengan pencapaian target kunjungan, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, menyampaikan optimismenya bahwa target kunjungan yang ditetapkan Bupati Sleman sebesar 10 juta kunjungan dapat tercapai, bahkan terlampaui.

Berdasarkan data sementara yang masuk sampai dengan hari ini, tercatat 9,4 juta kunjungan di destinasi wisata yang ada di Kabupaten Sleman. "Periode libur sekolah dan libur nataru diyakini akan membantu pencapaian target tersebut," imbuhnya.

Sebelumnya, menghadapi libur natal dan tahun baru 2020 yang bersamaan dengan libur sekolah, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman akan menyelenggarakan beberapa kegiatan.

"Melalui kegiatan-kegiatan ini target kunjungan 10 juta wisatawan di Kabupaten Sleman diharapkan dapat tercapai," jelasnya.

Kegiatan-kegiatan tersebut antara lain Festival Merapi pada tanggal 21-22 Desember 2019, Festival Lampion dan Penjor pada tanggal 22 Desember 2019 sampai dengan 7 Januari 2019, dan Pentas Akhir Tahun 2019 pada tanggal 31 Desember 2019.

"Festival Merapi dikemas dalam bentuk pertunjukan seni budaya yang diselenggarakan di 3 panggung. Panggung 1 bertempat di Tlogoputri, Kaliurang yang akan menampilkan Jathilan Rampak Buto selama 32 jam non stop, mulai pukul 08.00 WIB," ungkapnya.

Selanjutnya, panggung kedua di Halaman Desa Pakembinangun akan menampilkan beberapa seni kerakyatan, seperti Jathilan Turonggo Sekar Giri Anom, pentas tari kreasi baru, band, hadroh, Dagelan Mataram dan fragmen Bambangan Cakil dan Ketoprak Sempu. "Penampilan di Panggung dua akan dimulai pukul 10.00 WIB," imbuhnya.

Sedangkan, panggung ketiga yang bertempat di Lapangan Denggung akan menampilkan Jatilan Suwito Raharjo, Reog Singobarong, Topeng Ireng Arka Kaweda, Krincing Manis, Baronsai Isakuiki, Neo Akustik Band, L Sista Band dan Koes Plusan.

"Penampilan di Panggung kedua akan dimulai pukul 12.00 WIB. Bersamaan dengan Festival Merapi tersebut diselenggarakan pula Lomba Foto dengan tema Fun and Movement," jelasnya.

Peserta lomba diharapkan dapat mengabadikan keceriaan penonton dan penampil, atau gerak penampil baik penampil kesenian yang ditampilkan selama acara berlangsung. "Lomba Foto ini memperebutkan hadiah total sebesar Rp6 juta rupiah untuk 3 orang pemenang," tuturnya.

Selanjutnya, mulai 22 Desember 2019 sampai dengan 7 Januari 2020, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman juga akan mengadakan Festival Lampion dan Penjor di kawasan Kaliurang. Tema Festival Lampion dan Penjor kali ini adalah Superhero.

Festival ini akan diikuti oleh 22 RT yang ada di kawasan Kaliurang. Dinas, lanjut Sudarningsih, akan memberikan bantuan keuangan sebesar 6 juta kepada masing RT, dengan perincian Rp3,5 juta bagi pembuatan lampion dan Rp2,5 juta bagi pembuatan penjor dimaksud.

"Festival Lampion dan Penjor ini memperebutkan hadiah total 24 juta bagi 5 penampil lampion terbaik dan lima penampil penjor terbaik," terangnya.

Sudarningsih menyampaikan, bahwa hadiah bagi pemenang lomba foto dan festival lampion dan penjor akan disampaikan pada acara Pentas Akhir Tahun 2019, pada tanggal 31 Desember 2019, bertempat di GOR Kaliurang.

Selain di GOR Kaliurang, pentas akhir tahun juga akan diselenggarakan di Tlogoputri dan Wisma Sembada. Acara pergantian tahun di GOR Kaliurang akan menampilkan Jikustik dan pertunjukan kembang api.

"Sedangkan, panggung Tlogoputri akan menampilkan hiburan Orkes Melayu, dan panggung Wisma Sembada akan menampilkan Koes Plusan," terangnya.

Selain acara tersebut, terdapat pula beberapa kegiatan yang juga akan memeriahkan libur natal dan tahun baru 2020. "Diantaranya adalah Choral Orchestra Folklore Festival 3 yang akan diselenggarakan di UIN Sunan Kalijaga dan UPN “Veteran “ Yogyakarta pada tangga 18-20 Desember 2019, Umbul Donga dan Sarasehan Desa Wisata Sejarah Kelor di Desa Wisata Kelor pada tanggal 19 Desember 2019, beberapa kegiatan lain di desa wisata, serta pentas akhir tahun di beberapa hotel dan tempat di Kabupaten Sleman," tutupnya.