Kisah Ruhaeni Intan, Penulis Jogja yang Tembus Kusala Sastra 2026
Kisah Ruhaeni Intan di Jogja, mengolah kegelisahan perantau jadi strategi menulis hingga tembus Kusala Sastra 2026.
Tiket parkir yang diunggah oleh seorang wisatawan Malioboro di akun media sosialnya, Minggu (22/12/2019)./Twitter
Harianjogja.com, SLEMAN- Tim Saber Pungli akan mengawasi praktek pungutan liar (pungli) di bidang perparkiran. Jika mendapatkan laporan ataupun operasi tangkap tangan (OTT) tarif parkir yang nuthuk, tim tak segan memproses ke ranah hukum.
Inspektur Inspektorat DIY Wiyos Santoso, mengakui selain aduan praktek pungli di lembaga pendidikan, tarif parkir juga masih menjadi sorotan Tim Saber Pungli. "Tarif parkir sering berkedok kesepakatan dengan nominal tertentu. Padahal jika tarif yang dibebankan tidak sesuai dengan aturan, hal itu termasuk pungli," kata Wiyos, beberapa waktu lalu.
Menurut Wiyos, meskipun ada kesepakatan namun jika melanggar aturan Perda hal itu termasuk pungli. Parkirpun ada aturan dengan tarif yang sudah ditentukan. "Kadang tukang parkir mengatakan hal itu kesepakatan antara tukang parkir dengan pemarkir. Padahal itu pungli," katanya.
Tim Saber Pungli akan berkoprdinasi dengan Pemkab maupun Pemkot untuk memonitor praktek pungli tersebut. Termasuk di lokasi-lokasi wisata. Selain turun ke lapangan tim Saber Pungli juga mengamati kasus-kasus tarif parkir yang muncul di media sosial.
Dia berharap agar Pemkot maupun Pemkab memasang tarif parkir resmi di titik-titik lokasi parkir. Hal itu untuk mempermudah masyarakat dan wisatawan untuk membayar tarif parkir sesuai ketentuan. "Kadang tarif parkir ditutupi untuk menarik tarif lebih besar. Orang luar kota tidak menyadari kalau tarifnya tidak sebesar itu," katanya.
Dia berharap tidak ada laporan praktek pungli khususnya parkir selama libur natal dan tahun baru. Jikapun ada wisatawan yang menjadi korban pungli, Wiyos meminta agar segera melaporkan ke petugas atau melalui layanan
SMS : 08112929000, telepon : (0274) 884444 email : [email protected]
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kisah Ruhaeni Intan di Jogja, mengolah kegelisahan perantau jadi strategi menulis hingga tembus Kusala Sastra 2026.
Gelombang panas ekstrem di Eropa kini jadi ancaman ekonomi serius. Jerman diprediksi menanggung kerugian terbesar hingga 2030.
Nickelodeon rayakan Hari SpongeBob 14 Juli dengan event global, maraton episode, hingga konten baru di Roblox dan YouTube.
Survei tunjukkan kepercayaan publik ke Prabowo tembus 74%. Qodari tegaskan pemerintah tak berpuas diri dan tetap evaluasi kinerja.
Kemenhub siapkan 39 bandara baru untuk memperkuat konektivitas nasional dan dorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Perpres ojol resmi terbit, potongan aplikasi maksimal 8 persen mulai Juli 2026, driver dapat perlindungan lebih kuat.